Siswa SMPN 1 Minasatene Pangkep Demo Kepseknya, Tolak Sanksi Rp 10 Ribu

Mereka melakukan aksi demo terkait kebijakan Kepala SMP 1 Minasatene, Hj Hartinah yang memberi sanksi membayar denda Rp 10 ribu per siswa yang melangg

Siswa SMPN 1 Minasatene Pangkep Demo Kepseknya, Tolak Sanksi Rp 10 Ribu
munjiyah/tribunpangkep.com
Puluhan pelajar SMP 1 Minasatene mendatangi Kantor Camat Minasatene, Kelurahan Minasatene, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (1/4/2019). 

TRIBUNPANGKEP.COM, MINASATENE - Puluhan pelajar SMP 1 Minasatene mendatangi Kantor Camat Minasatene, Kelurahan Minasatene, Kecamatan Minasatene, Kabupaten Pangkep, Sulsel, Senin (1/4/2019).

Mereka melakukan aksi demo terkait kebijakan Kepala SMP 1 Minasatene, Hj Hartinah yang memberi sanksi membayar denda Rp 10 ribu per siswa yang melanggar.

Beberapa dari mereka membawa kertas putih. Ada banyak tulisan seperti " Ganti kepala sekolah SMPN 1 Minasatene, bulan April 2019 ganti kepala sekolah, kepala sekolah disini suka menyiksa siswa dan suka mendenda siswanya".

Camat Minasatene, H Satria Hasan Sammana menerima langsung puluhan pelajar tersebut di depan kantornya dan mempersilahkan mereka memasuki aula.

"Iya mereka menuntut kepseknya mau diganti karena katanya selalu didenda Rp 10 ribu, kalau mereka melanggar," kata Satria kepada TribunPangkep.com.

Dia menambahkan, sebaiknya kalau anak melanggar itu ada bentuk pembinaan agar mereka tidak melakukan perbuatan yang sama.

"Bentuk pembinaan memberi sangsi itu sebaiknya sangsi yang mendidik, tidak pakai uang semisal disuruh membersihkan kelas atau lingkungan sekolah. Jadi besok akan saya kroscek langsung ke kepseknya ini benar atau tidak," ujarnya.

Satria menyebut, para pelajar SMP 1 Minasatene ini mengungkapkan di Aula Kantor Camat Minasatene alasan mendemo kepseknya.

"Alasan mereka yakni kalau pelajar yang sering terlambat masuk sekolah, begitujuga pelajar kelas 9 yang tidak hadir ikut les untuk ujian nasional diberikan denda sanksi membayar Rp 10 ribu. Uang hasil denda itu disetor ke pembina OSIS sekolah atas petunjuk kepala sekolah dengan alasan mendisiplinkan pelajar SMP 1 Minasatene," ungkapnya.

Satria menyebut, para pelajar SMP 1 Minasatene yang datang berasal dari semua kelas.

"Tadi yang datang mulai kelas 7, 8 dan 9. Sekitar 75 oranglah semuanya. Tetapi mungkin yang kena sangsi hanya 3 sampai 4 orang cuma karena bentuk solidaritas mereka turun bantu teman," jelasnya.

Satria mengaku, besok Selasa (2/4/2019) dia bersama jajaran Polsek Minasatene akan bertemu kepsek dan guru-guru SMP 1 Minasatene.

"Besok saya akan briefing dengan kepsek dan gurunya. Kita mau cari solusi dan tindakan apa yang diberikan kepada pelajar yang suka melanggar," tegasnya.

Laporan Wartawan TribunPangkep.com, @munjidirgaghazali.

Penulis: Munjiyah Dirga Ghazali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved