Tujuh Saksi Sudah Diperiksa, Kapolres Sebut Sosok Siti Zulaeha Djafar Komunikatif

Polres Gowa terus melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan pegawai Universitas Negeri Makassar (UNM)

Tujuh Saksi Sudah Diperiksa, Kapolres Sebut Sosok Siti Zulaeha Djafar Komunikatif
Ari Maryadi/Tribun Timur
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Gowa terus melakukan pendalaman terkait kasus pembunuhan pegawai kampus Universitas Negeri Makassar (UNM), Siti Zulaeha Djafar.

Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga mengatakan, penyidik memperoleh petunjuk jika Zulaeha memiliki karakter yang komunikatif. Zulaeha juga disebut adalah sosok yang baik dan tidak pernah membuat masalah di tempat kerjanya.

"Dari pemeriksaan sejawat korban, kami melihat bahwa karakter korban sesungguhnya orang yang komunikatif, baik, tidak pernah bermasalah di kantor," kata Shinto Silitonga kepada Tribun Timur, Senin (1/4/2019).

Baca: Kapolres Gowa Benarkan Wahyu Jayadi Tak Punya Hubungan Darah dengan Siti Zulaeha Djafar

Baca: Motif Lain Wahyu Jayadi Bunuh Siti Zulaeha Djafar Ketahuan, Bukan Karena Asmara dan Emosi?

Menurut Shinto, keterangan tersebut menjadi bahan dan petunjuk bagi penyidik untuk mendalami kasus ini dan mengungkap adanya motif lain.

Sebab, Wahyu Jayadi mengaku nekat membunuh korban hanya dikarenakan persoalan ketersinggungan dan masalah pribadinya dicampuri.

"Itu (baca: keterangan saksi) memberikan masukan yang baik bagi penyidikan," sambung Shinto.

Hingga saat ini, penyidik telah memeriksa total tujuh saksi, satu diantaranya ditingkatkan jadi tersangka.

Sembari menunggu hasil autopsi, penyidik rencananya akan memanggil saksi tambahan dari pihak kampus UNM.

Menurut Shinto, pihak kampus Universitas Negeri Makassar akan dimintai keterangan untuk untuk menggali dan menindaklanjuti keterangan suami korban Sukri Tenri Gau.

Diketahui, Sukri menyampaikan ke penyidik jika mendiang istirnya sering kali mengeluhkan masalah pekerjaannya. Zulaeha disebut sering mengeluh mengenai proyek sertifikasi guru yang ditangani bersama Wahyu Jayadi.

Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Ari Maryadi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved