Tipu Puluhan Calon Jamaah Umrah, Direktur Travel PT NKK Pro Disidang

"Kami seluruh karyawan disuruh cari calon jamaah dan kami dijanji akan diberika fee Rp 500 ribu setiap calon jamaah," kata Silvia.

Tipu Puluhan Calon Jamaah Umrah, Direktur Travel PT NKK Pro Disidang
Hasan Basri/Tribun Timur
Tipu Puluhan Calon Jamaah Umrah, Direktur Travel PT NKK Pro Disidang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR --Kasus penipuan dan penggelapan uang calon jamaah umrah kembali terjadi di Makassar. Setelah perkara PT Abu Tours yang merugikan 96 ribu calon jamaah, kali ini melibatkan Travel PT NKM Pro.

Perusahaan biro perjalanan haji dan umrah yang berkantor di Jl Chairil Anwar No.28  Kota Makassar milik Nugrahyanti, diduga menipu 24 jamaah umrah senilai ratusan juta dengan modus umrah bertarif murah.

Kasus ini diketahui pada saat pemilik travel menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Makassar, Senin (1/4/2019) yang dipimpin langsung Hakim Aris Gunawan dan dua hakim anggota lainnya.

Sidang berlangsung dengan agenda saksi yang menghadirkan dua orang yakni Mantan Staf Keuangan PT NKM Pro Silvia Feronica dan seorang korban jamaah ST Rabia asal Makassar.

Dalam dakwaan JPU, Nugrahyanti yang menjabat sebagai Direktur PT NKM Pro, usai launchin pada 2017 menawarkan kepada korban dengan subsidi sangat besar.

Setiap jamaah diberikan subsidi dari Rp 14 .500.000 menjadi Rp 10 juta. Saksi Silvia mengaku mendaftarkan sekitar 17 orang jamaah kepada PT NKM, dan uangnya kemudian disetor ke rekening terdakwa.

"Kami seluruh karyawan disuruh cari calon jamaah dan kami dijanji akan diberika fee Rp 500 ribu setiap calon jamaah," kata Silvia.

Selain Silvia, saksi Ricky Rusfendi Bin Harifuddinmendaftarkan 7 (tujuh) orang anggota keluarga. Mereka adalah Ramli Ali Sattungmuh Arief Abu, Elly Hara Arifuddin, Baderiah Bokko Kanna, Hasnah Mappiase Massi, Sederhana Ali Sattung, Hasnawati Huna Ali

Jadi total calon jamaah umrah yang mendaftar di PT NKM sebanyak 24 orang. Setelag 24 calon jamaah didaftarkan dan menyetor uang kepada PT NKM, para calon jamaah dijanji diberangkatkan pada November 2017.

Namun, setelah tiba tanggal pemberangkatan 24 jamaah tidak diberangkatkan oleh PT NKM Pro dengan alasan pesawat Garuda yang langsung terbang dari Makassar ke Jeddah buka pada bulan Desember 2017.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved