KPU Enrekang Ajak Warga Gunakan Hak Pilih Lewat Konser Musik Tradisional

Event konser musik tradisional bertajuk Pemilih Berdaulat Negara Kuat digelar di Lapangan Sepak bola Belajen, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang

KPU Enrekang Ajak Warga Gunakan Hak Pilih Lewat Konser Musik Tradisional
Muh Yunus
Para seniman lokal musik bambu Enrekang meriahkan Event konser musik tradisional bertajuk Pemilih Berdaulat Negara Kuat digelar di Lapangan Sepak bola Belajen, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Event konser musik tradisional bertajuk Pemilih Berdaulat Negara Kuat digelar di Lapangan Sepak bola Belajen, Kecamatan Alla, Kabupaten Enrekang, Minggu (31/3/2019) malam.

Acara digelar KPU Enrekang itu mendapat apresiasi warga setempat. 

Mereka pun antusias memadati lapangan untuk mendengarkan karya-karya para seniman kampung.

Uniknya dalam acara itu, para pemusik seperti kelompok Ronggeng Parombean dan Group Musik Rindu Nada mampu mengaransemen lagu Jingle Pemilu 2019.

Baca: KPU Goes To Kampus, Ketua KPU Enrekang Ajak Pemilih Millenial Gunakan Hak Pilihnya

Baca: KPU Enrekang Genjot Sosialisasi di Daerah dengan Tingkat Partisipasi Pemilih Rendah

Jingle Pemilih Berdaulat Negara Kuat yang dibawakan oleh Kikan Coklat, dimainkan sangat indah dengan musik bambu oleh Group Musik Rindu Nada.

Pertunjukan pemusik tradisional ini dibawakan oleh puluhan orang tua hingga anak-anak. Mereka memainkan alat musik bambu kecampi, rabat dan gendang.

Hal itu mampu mengajak penonton untuk bernyanyi dan menarik mengikuti irama yang dimainkan oleh para pemusik bambu.

“KPU berharap agar pemilih 17 April berbondong-bondong ke TPS. Ayo kita tunjukan bahwa masyarakat Enrekang, adalah pemilih yang cerdas dan mengukir sejarah partisipasi tinggi," kata Divisi Parmas dan SDM, Muh Yunus, kepada TribunEnrekang.com, Senin (1/4/2019).

Yunus menjelaskan, sosialisasi kali ini mengangkat budaya lokal, dengan lebih didasari adalah spirit merawat budaya dan kebiasaan masyarakat Massenrempulu yang suku menikmati musik bambu.

"Jadi dari sini, KPU masuk mendekati pemilih melalui musik tradisional yang merupakan bagian dari budaya lokal Massenrempulu," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved