Tanpa Kucuran Anggaran, Disbupar Benahi Kawasan Air Terjun Bantimurung

Pascadilantik beberapa waktu lalu sebagai Kepala Disbudpar, Ferdiansyah langsung menurunkan petugas untuk membenahi kawasan tersebut.

Tanpa Kucuran Anggaran, Disbupar Benahi Kawasan Air Terjun Bantimurung
Ansar/Tribun Maros
Kantor dan loket lama kawasan air terjun Bantimurung, Maros, dirobohkan dengan menggunakan ekskavator. 

TRIBUN-MAROS.COM, BANTIMURUNG - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Maros, merenovasi dan membenahi kawasan wisata alam Air Terjun Bantimurung, Minggu (31/3/2019).

Berbagai fasilitas di kawasan air terjun dibongkar, diperbaiki dan dicat oleh tim Disbupar. Pembenahan dilakukan sejak Kepala Disbudpar, berganti.

Pascadilantik beberapa waktu lalu sebagai Kepala Disbudpar, Ferdiansyah langsung menurunkan petugas untuk membenahi kawasan tersebut.

Baca: Maros Rawan, Bawaslu Sebar 309 Spanduk Sanksi Pelanggar Pemilu

Baca: Ajak Pelajar Mencoblos, KPUD Maros Gelar Lomba Pentas Seni Pemilu

"Mempercantik kawasan air terjun Bantimurung, tidak perlu menunggu kucuran anggaran. Kita berdayakan semua pegawai untuk melakukan pembenahan," kata Muh Ferdiansyah.

Pembenahan dilakukan untuk menambah minat wisatawan ke Bantimurung. Tanpa inovasi, wisatawan akan bosan untuk berkunjung.

Apalagi, kawasan air terjun selama ini sudah mulai kusam dan tidak terlalu terurus. Hal itu membuat jumlah wisatawan, mulai berkurang.

"Kami ingin, wisatawan tetap memilih Bantimurung. Makanya di dalamnya, harus ada perubahan. Kita harus mempercantik kawasan itu, terutama spot fotonya," kata Ferdi.

Sejumlah wisatawan ke Bantimurung, bukan hanya sekadar untuk mandi. Tapi juga untuk berfose di tempat yang dinilai menarik.

Disbudpar telah merobohkan loket dan kantor yang lama karena sudah kusam.

Kantor tersebut sudah tidak layak digunakan dan hanya merusak keindahan kawasan air terjun.

Petugas dipindahkan ke loket dan kantor yang baru. Kondisi kantor tersebut sangat nyaman dan bersih.

"Kami robohkan loket dan kantor lama. Kami fungsikan bangunan yang baru. Kami meminjam ekskavator untuk merobohkan bangunan itu. Tidak ada lelang atau penunjukan," kata Ferdiansyah.(*)

Laporan Wartawan TribunMaros.com, @anchakaumanshar

Penulis: Ansar
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved