Jokowi dan Prabowo Adu Argumen soal Ideologi dan Keamanan di Debat Capres, KPU Hadirkan 2 Sosok ini

Joko Widodo dan Prabowo Subianto kembali saling hadap-hadapan dalam Debat Capres 2019

Jokowi dan Prabowo Adu Argumen soal Ideologi dan Keamanan di Debat Capres, KPU Hadirkan 2 Sosok ini
KPU
Jokowi dan Prabowo Adu Argumen soal Ideologi dan Keamanan di Debat Capres, KPU Hadirkan 2 Sosok ini 

TRIBUN-TIMUR.COM- Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo dan Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto kembali saling hadap-hadapan dalam Debat Capres 2019, Sabtu (30/3/2019).

Debat Keempat Pilpres tersebut mengangkat tema Ideologi, Pemerintahan, Keamanan, dan Hubungan Internasional.

KPU telah memilih dua nama yang akan menjadi moderator debat keempat Pilpres 2019, yaitu Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi.

Live Streaming Debat Capres dan Cawapres Pilpres 2019, profil moderator Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi.
Live Streaming Debat Capres dan Cawapres Pilpres 2019, profil moderator Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi. (HO)

Debat yang akan ditayangkan mulai pukul 20.00 WIB tersebut disiarkan di tiga stasiun televisi, yakni Indosiar, Metro TV, dan SCTV.

KPU juga telah menyebar 500 undangan.

Baca: Jadwal Debat Capres Keempat Jokowi vs Prabowo, Ini Profil Moderator Retno Pinasti dan Zulfikar Naghi

Baca: Hasil Wawancara Eksklusif Rektor Unhas Usai Menjadi Panelis Debat Cawapres RI

Baca: Jelang Debat ke-4 Pilpres 2019, Elektabilitas Jokowi-Maruf Tetap Ungguli Prabowo-Sandi versi CSIS

Rinciannya, kedua kubu tim kampanye mendapatkan jatah 100 undangan. Sedangkan 300 lainnya, undangan khusus KPU.

Wahyu Setiawan kembali menegaskan, dengan alokasi 300 undangan milik KPU, para menteri tidak termasuk di dalamnya.

Menteri-menteri terkait tema debat yang sebelumnya mendapat undangan khusus dari KPU, kini tak lagi diundang.

Tapi mereka masih dipersilakan hadir lewat undangan dari kubu tim kampanye 01 ataupun 02.

"KPU memastikan untuk debat keempat tak mengundang para menteri. Para menteri boleh saja hadir apabila diundang oleh TKN atau BPN. Tapi KPU tak mengundang (khusus)," jelasnya.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved