Terdakwa Korupsi Pohon Ketapang Minta Wali Kota Makassar Dihadirkan di Persidangan

Gani dan tiga terdakwa lainnya sebelum didakwa korupsi atas kasus pengadaan proyek bibit pohon ketapang kencana dengan ancaman 20 tahun penjara.

Terdakwa Korupsi Pohon Ketapang Minta Wali Kota Makassar Dihadirkan di Persidangan
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
Deretan pohon ketapang kencana yang ditanam diatas trotoar Jl Haji Bau, Makassar, Rabu (20/9). Proyek pengadaan tujuh ribu bibit pohon ketapang yang menghabiskan dana APBD sebanyak Rp9,3 miliar program Pemkot Makassar diduga terdapat unsur penyimpangan yang mengarah ketindak pidana korupsi (Tipikor). 

Laporan wartawan Tribun Timur Hasan Basri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kuasa Hukum terdakwa kasus dugaan korupsi proyek pengadaan 7.000 proyek bibit pohon ketapang kencana, meminta agar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi Sulselbar,   menghadirkan Wali Kota Makassar, Danny Pomanto di persidangan.

Keterangan orang nomor satu di Pemkot Makasaar ini sangat dibutuhkan untuk mengungkap fakta sebenarnya di muka dipersidangan terhadap perkara yang menyeret empat terdakwa, sebab mereka yakin klienya tidak bersalah.

Baca: Bupati Gowa Yakini Partisipasi Pemilih Meningkat pada Pemilu 2019

Baca: TRIBUNWIKI: Keluarkan Single Terbaru, Everything In Between, Begini Perjalanan Karier Andien

Keempat terdakwa itu yakni, eks Kepala Dinas Koperasi dan Uusaha mikro dan kecil (UMKM) pada lingkup Pemerintah Kota Makassar, Gani Sirman, Budi Susilo (Kabid Pertanaman), Buyung Haris (Honorer), serta Abu Bakar Muhajji (pensiunan).

"Kemari jaksa telah menghadirkan dua orang saksi yakni dari Asisten 1 Pemkot Makassar Azis dan salah seorang bagian Keuangan," kata Kuasa Hukum terdakwa Syahrir Cakkari kepada Tribun, Jumat (29/03/2019).

Menurut Syahrir sudah sepatutnya Jaksa menghadirkan Danny Pomanto untuk memberikan kesaksian. Sebab  dalam berita acara pemeriksaan di penyidik Kepolisian, nama Danny sapaan Wali Kota itu masuk dalam daftar saksi.

"Kami berharap agar Wali Kota Maksssar sudah dihadirkan pada sidang pekan depan. Karena dari keterangan Danny ini yang menentukan fakta persidangan atas dakwaan jaksa penuntut umum," ujarnya.

Sementara seorang Jaksa Penuntut Umum Kejati Sulselbar yang ditemui mengakui masuk dalam daftar saksi yang bakal dihadirkan dalam persidanga. "Kami akan layangkan undangan untuk pemeriksaan saksi bagi pak wali," sebutnya.

Gani dan tiga terdakwa lainnya sebelum didakwa korupsi atas kasus pengadaan proyek bibit pohon ketapang kencana dengan ancaman 20 tahun penjara.

Ancaman hukuman itu sesuai dengan pasal yang didakwakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa yakni, pasal 2 dan 3 undang undang nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambahkan dalam UU nomor 20 tahu 2001, tentang pemberantasan korupsi.

"Sesuai dengan pasal didakwakan terdakwa diancam hukuman maksimal 20 tahun penjara," kata Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulselbar, Salahuddin kepada Tribun, Rabu (20/03/2019).(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:

Follow juga Instagram Tribun Timur:

Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved