Sebelum OTT KPK, Anggota Fraksi Golkar DPR Siapkan Serangan Fajar Rp 8 M Begini Nasibnya Sekarang

Serangan Fajar Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Bowo SP kandas karena kena OTT KPK. Padahal sudah siapkan Rp 8 miliar dalam 400 ribu amplop

Sebelum OTT KPK, Anggota Fraksi Golkar DPR Siapkan Serangan Fajar Rp 8 M Begini Nasibnya Sekarang
KOMPAS.COM
Ilustrasi OTT KPK - KPK OTT Anggota Fraksi Golkar DPR RI Bowo SP 

Serangan Fajar Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar Bowo SP kandas karena kena OTT KPK. Padahal sudah siapkan Rp 8 miliar dalam 400 ribu amplop

TRIBUN-TIMUR.COM - Mimpi Anggota Fraksi Golkar DPR RI Bowo Sidik Pangarso kembali ke Senaya pada Pemilu 2019 kandas.

Padahal Bowo Sidik Pangarso sudah menyiapkan Rp 8 miliar untuk dibagi-bagi kepada calon pemilihnya. 

Kiprah politisi Golkar ini terhenti oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) setelah kena kasus OTT KPK.

Baca: Video Detik-detik Polisi Ngamuk Gegara Terciduk Warga Lakukan Pungli

Baca: Ternyata Ini Alasan Ustadz Abdul Somad Ngefans Sama Artis Cantik Rachel Maryam & Reaksi Rachel

Baca: Suami Siti Zulaeha Ingin Dosen UNM Dr Wahyu Jayadi Dikena Pasal Pembunuhan Berencana, Ini Alasannya

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai lebih Rp 8 miliar dari rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) anggota Komisi VI DPR Fraksi Golkar, Bowo Sidik Pangarso.

Uang tersebut diduga suap kerja sama pengangkutan di bidang pelayaran PT Pupuk Indonesia Logistik (PILOG) dengan PT Humpuss Transportasi Kimia (HTK).

Pihak KPK menduga kuat Bowo Sidik mengumpulkan uang tersebut untuk dana logistik 'Serangan Fajar' selaku calon anggota DPR periode 2019-2024 dari Dapil Jawa Tengah II (Kabupaten Kudus, Kabupaten Demak, dan Kabupaten Jepara).

Uang miliaran rupiah itu telah dibagi dalam pecahan Rp 20 ribu dan Rp 50 ribu dalam 400 ribu amplop putih. Ratusan amplop itu dikemas di 82 kardus besar.

Pihak KPK mengantongi bukti uang tersebut akan dibagikan kepada para calon pemilih di dapil Jateng II, tempat Bowo Sidik akan bertarung memperebutkan suara pada Pemilu 2019.

"Satu pemilih nanti, akan dikasih Rp 20 ribu per kepala, yang punya posisi dikasih Rp 50 ribu sebelum nyoblos," ujar sumber internal di KPK, Jakarta, Kamis (28/3/2019). 

Halaman
1234
Editor: Mansur AM
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved