Tablig Akbar, Muzayyin Datangkan Tamsil Linrung ke Maros

Bakal ada tablig akbar di Maros, Kamis (28/3/2019). Pengajian yang dirangkaikan Isra Mikraj itu akan dihelat di Desa Pajjukukang, Kecamatan Bontoa

Tablig Akbar, Muzayyin Datangkan Tamsil Linrung ke Maros
handover
Bakal ada tablig akbar di Maros, Kamis (28/3/2019). Pengajian yang dirangkaikan Isra Mikraj itu akan dihelat di Desa Pajjukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros. 

TRIBUN-TIMUR.COM-Bakal ada tablig akbar di Maros, Kamis (28/3/2019). Pengajian yang dirangkaikan Isra Mikraj itu akan dihelat di Desa Pajjukukang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros.

Ketua Yayasan Insan Cendekia Madani, Muzayyin Arif menjadi pemrakarsa. Tak tanggung-tanggung, tokoh nasional Tamsil Linrung dihadirkannya sebagai salah satu pengisi tausiah.

Banyak alasan bagi Muzayyin mendatangkan Tamsil. Pertama, anggota DPR RI itu sekaligus bisa pulang kampung. Dia putra Pangkep yang berbatasan langsung dengan Kecamatan Bontoa, wilayah pesisir tersebut.

Selain itu, Tamsil memang punya riwayat kedekatan dengan warga pesisir. Dalam menjalani tugasnya sebagai Wakil Ketua Komisi VII di Senayan, dia rutin mengunjungi komunitas nelayan. Terbaru, calon anggota DPD RI itu memberi bantuan untuk ratusan nelayan di Masamba, Luwu Utara.

Alasan ketiga lebih emosional. Muzayyin sudah sangat lama dekat dengan Tamsil. Dia dua periode mendampingi Tamsil sebagai tenaga ahli DPR RI.

"Ada pula beberapa organisasi yang beliau menjadi ketua dan saya dipercaya sebagai pengurus inti," ucap Muzayyin, Rabu (27/3/2019).

Salah satu organisasi yang menempatkan Tamsil sebagai ketua umum adalah Perhimpunan Petani dan Nelayan Sejahtera Indonesia (PPNSI). Di situ, Muzayyin menjadi bendahara umum.

Akhir-akhir ini Muzayyin juga semakin sering jalan bersama Tamsil. Dia sebagai caleg PKS untuk DPRD Sulsel Dapil 6 meliputi Maros, Pangkep, Barru, dan Parepare juga mengkampanyekan Tamsil untuk DPD RI.

"Sebaliknya Pak Tamsil juga selalu menopang perjuangan saya sebagai caleg provinsi. Dari dulu beliau selalu support saya," imbuh Muzayyin.

Dikonformasi terpisah, Tamsil mengaku sulit untuk tidak merekomendasikan Muzayyin dipilih sebagai anggota DPRD Sulsel. Putra Kiai Arif Marzuki, Pimpinan Pusat Pesantren Darul Istiqamah itu disebutnya sebagai tokoh muda yang amat produktif.

"Bekalnya insyaallah lebih dari cukup untuk mengemban tugas-tugas legislatif," tutur Tamsil. (*)

Editor: Anita Kusuma Wardana
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved