Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

VIDEO: Klarifikasi Idup Mamase Terkait Baine Matatta Mamasa

Dengan terbitnya berita itu, pun mengundang cibiran dari netizen, terhadap Idup Mamase yang dianggap tidak komitmen

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Imam Wahyudi

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Polemik pengutusan Baine Matatta mewakili Mamasa di ajang pemilihan kaka dan kandi Sulawesi Barat 2018, akhirnya diklarifikasi Ketua dan Sekretaris Ikatan Duta Pariwisata (Idup) Mamase, Kabupaten Mamasa, Senin (25/3/2019).

Sebelumnya, melalui tribunmamasa.com melansir curhatan Nikita Baine Matatta merasa dizalimi lantaran dianggap tidak layak mewakili Mamasa diajang pemilihan kaka dan kandi.

Dengan terbitnya berita itu, pun mengundang cibiran dari netizen, terhadap Idup Mamase yang dianggap tidak komitmen dengan rekomendasi yang di keluarkan.

Selang beberapa hari, Ketua Idup baru bisa melakukan klarifikasi terkait polemik tersebut.

Hal itu karena Ketua Idup Mamase masih menunggu kedatangan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa yang beberapa hari tidak berada di Kabupaten Mamasa karena tugas kantor.

Hingga pada Senin tadi, sebagai respon positif Ketua Idup Mamase menangggapi polemik ini, pihaknya melakukan klarifikasi, di Kantor Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa.

Dalam klarifikasi ini Ketua Idup Mamase, Sandy Kariwangan menghadirkan keluarga Nikita, Yakni Ibu kandung Nikita, Nurhayati Pangloli, disaksikan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Mamasa, Agusthina Toding.

Ada empat poin yang menjadi tuntutan keluarga yang mewakili Nikita Paotonan atau Nikita Pemenang Baine Matatta 2018, yang disampaikan Wilson Benyamin Matasak.

Empat poin yang dimaksud antara lain:

1. Idup ataupun Panitia kaka dan kandi harus mengaku salah,

2. Siapapun personal yang merasa pernah sengaja atau tidak sengaja mengirim pesan singkat kepada Nikita, agar meminta maaf.

3. Memebersihkan nama baik Nikita di Intern Idup Mamase,

4. Nikita tidak akan meminta maaf kepada siapaun terkait yang disebutkan bahwa Nikita merasa dizalimi, baik kepada Keluaraga ataupun kepada Anti Teresya yang menggantikan Nikita.

Menanggapi hal itu, Ketua Idup Mamase Kabupaten Mamasa, Sandy Kariwangan, Secara Pribadi dan Mewakili Organisasi, secara legawa meminta maaf atas kejadian ini.

Senada itu, Sekretaris Idup Mamase, Brilian Tiara Mangumban yang juga alumni Kaka Kandi Sulbar mengatakan, terkait chatingannya kepada nikita, jika itu dianggap tidak dapat diterima oleh Nikita, dirinya memohon maaf.

Sementara Itu, Kepala Dinas Pariwisata, Agusthina Toding meminta agar Idup Mamasa menjalin hubungan yang baik antara senior maupun junior di dalam Idup.

Laporan Wartawan @rexta_sammy

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved