Tambang Pasir di Sungai Sabantang Tanralili Maros Resahkan Warga

Tambang Pasir di Sungai Sabantan di Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros diduga ilegal

Tambang Pasir di Sungai Sabantang Tanralili Maros Resahkan Warga
TRIBUN TIMUR/ANSAR
Tambang Pasir - Ekskavator di bawah jembatan Sungai Sabantang, Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Maros, melakukan pengerukan pasir. 

TRIBUN MAROS.COM, TANRALILI - Tambang Pasir yang diduga ilegal, meresahkan warga Desa Toddopulia, Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, Senin (25/3/2019).

Pasalnya, penambang tidak segan-segan lagi menurunkan ekskavator di Sungai Sabantan untuk mengeruk pasir.

Seorang warga, Arif mengatakan, para penambang semakin berani beroperasi. Padahal, Pemerintah Kabupaten Maros, tidak pernah mengeluarkan rekomendasi pertambangan.

Baca: Empat Siswa SMK Negeri 1 Jeneponto Tidak Ikut UNBK, Ini Penyebabnya

Baca: Pemilihan Rektor IAIN Parepare Dihentikan Sepihak, Ada Hubungan Jual Beli Jabatan?

Baca: Berdayakan Warga, Camat Marusu Puji Desa Pabbentengan dan Nisombalia

"Sungguh berani penambang liar sekarang. Mereka menurukan ekskavator ke sungai dan menambang di bawah jembatan Sabantang. Setahu kami, Pemkab tidak pernah mengeluarkan rekomendasi," kata Arif.

Akibat aksi penambang, sungai terus terkikis. Tanggul sungai kerap longsor. Jarak sungai dan rumah warga semakin dekat. Jaraknya sekitar belasan meter.

Aksi penambangan tidak terukur tersebut juga menjadi biang banjir. Bahkan pipa PDAM juga kerap tersumbat akibat tumpukan pasir.

"Kalau penambang dibiarkan beroperasi, bagaimana kondisi Maros ke depan. Bisa jadi, menjadi langganan banjir yang terus mengancam keselamatan warga," katanya.

Dia meminta kepada Satpol PP supaya melakukan pemantauan rutin dan menyisir aliran sungai Maros. Jika tidak, penambang leluasa bertindak.

Arif mengaku heran. Selama ini, Satpol PP mengklaim kerap melakukan penyisaran tambang di Tanralili, Moncongloe dan Tompobulu. Namun, masih saja kecolongan.

"Katanya sudah rutin berpatroli tambang, tapi kenapa Satpol PP masih kecolongan. Apa benar, Satpol PP melakukan pemantuan," katanya.

Halaman
12
Penulis: Ansar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved