Ribuan Jamaah Abu Tours Daftar Ulang di Travel Lain

Kurator belum bisa membagikan aset Abu Tours kepada calon jamaah yang menjadi korban biro perjalanan haji

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Ratusan calon jamaah yang menjadi korban penipuan, penggelapan dan pencucian PT Amanah Bersama Ummat dan Travel (Abu Tours) terpaksa mendaftar ulang ke travel lain.

Hal ini terpaksa  dilakukan karena nasib mereka di Abu Tours  tidak jelas.

Apalagi Tim Kurator PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) belum bisa mengambil sikap pasca sidang vonis empat terdakwa kasus penggelapan dan pencucian uang Abu Tours.

Kurator belum bisa membagikan aset Abu Tours kepada calon jamaah yang menjadi korban biro perjalanan haji, karena putusan perkara terdakwa belum berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Sebagian jamaah saat ini menunggu hasil keputusan dari pengadilan apakah pembagian aset nantinya di bagi secara adil dari tim kurator jika sdh ada kepastian hukum tetap," kata Perwakilan Agen Abu Tours, Anugerah kepada Tribun.

Tetapi kata Anugerah sudah banyak calon jamaah yang menjadi korban terpaksa mendaftar ulang ke Travel lain untuk mewujudkan impianya menunaikan umrah dan haji.

"Sudah banyak korban jamaah yang mendaftar ulang ke Travel lain karena untuk berharap ke Abu Tours belum jelas kapan asetnya bisa dibagi," tuturnya.

Ia menyebut banyak travel yang berempati dengan korban abu tour. Bahkan mereka  meringankan biaya pemberangkatan umrah dengan DP Rp 3 juta dan  2 hari menjelang berangkat baru di lunasi.

Pelunasan itu setelah ada tiket via lion atau Garuda yang memberangkatkan plus visa dari kedutaaan Saudi Arabia.

"Contoh yang eksis sudah setahun yakni Travel Khaer yang sudah memberangkatkan kurang lebih 10.000 orang dengan asumsi di hitung sejak Abu tour bermasalah gagal berangkat," sebutnya.

Halaman
123
Penulis: Hasan Basri
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved