Pembunuhan Karyawati UNM

9 Fakta Sosok Wahyu Jayadi, Tersangka Pembunuhan Zulaeha Djafar, Rektor & Mahasiswa Ungkap Sifatnya!

Polres Gowa akhirnya menetapkan Wahyu Jayadi sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan pegawai Universitas Negeri Makassar (UNM), Sitti Zulaeha Djafar

9 Fakta Sosok Wahyu Jayadi, Tersangka Pembunuhan Zulaeha Djafar, Rektor & Mahasiswa Ungkap Sifatnya!
HANDOVER
Sebanyak 2.101 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM), resmi dilepas Kepala UPT KKN UNM Dr Wahyu Jayadi Mpd (tengah) di pelataran Menara Phinisi UNM Jl Andi Pangeran Petta Rani, Kamis (20/9/2018). (HANDOVER) 

9 Fakta Sosok Wahyu Jayadi, Tersangka Pembunuhan Siti Zulaeha Djafar, Rektor & Mahasiswa Ungkap Sifatnya!

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polres Gowa akhirnya menetapkan Dr Wahyu Jayadi MPd (44) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan pegawai Universitas Negeri Makassar (UNM), Sitti Zulaeha Djafar (39).

Pria yang berprofesi sebagai dosen FIK Universitas Negeri Makassar ini ditetapkan tersangka usai gelar perkara yang dipimpin Kapolres Gowa, AKBP Shinto Silitonga, Sabtu (24/3/2019) malam.

"Peserta gelar perkara sepakat menaikkan status saudara W jadi tersangka," kata Shinto Silitonga di Halaman Mapolres Gowa, Minggu (24/3/2019) dini hari.

Baca: Aroma Cinta Terlarang Penyebab Dr Wahyu Jayadi Bunuh Siti Zulaeha Djafar (Ela), Simak 5 Faktanya

Baca: Pesan Mama Siti Zulaeha ke Pelaku Dr Wahyu: Jagai Adikmu!, Ini Kronologi Lengkap Hingga Wahyu Nekat

Shinto mengungkapkan, penetapan tersangka ini didasari atas temuan bercak darah dalam mobil Daihatsu Terios milik korban. Hasil penyidikan scientific crime investigation, bercak darah di TKP rupanya teridentifikasi milik Dr Wahyu Jayadi.

Sebanyak 2.101 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM), resmi dilepas Kepala UPT KKN UNM Dr Wahyu Jayadi Mpd (tengah) di pelataran Menara Phinisi UNM Jl Andi Pangeran Petta Rani, Kamis (20/9/2018). (HANDOVER)
Sebanyak 2.101 peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Negeri Makassar (UNM), resmi dilepas Kepala UPT KKN UNM Dr Wahyu Jayadi Mpd (tengah) di pelataran Menara Phinisi UNM Jl Andi Pangeran Petta Rani, Kamis (20/9/2018). (HANDOVER) (HANDOVER)

Wahyu Jayadi, kata Shinto, awalnya sempat mengelak jika lukanya sudah dialami sejak empat hari sebelumnya. Namun Wahyu langsung panik ketika dokter forensik melakukan pemeriksaan.

"Jejak darah inilah mengantarkan kami bahwa pelaku memiliki luka. Kami melakukan pendalaman pada luka W dan menimbulkan dampak psikologis baginya," ungkap Shinto.

Perwira polisi dua melati ini melanjutkan, penyidik masih akan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap Wahyu Jayadi.

Oleh karena itu penyidik belum bisa menyimpulkan motif dari pembunuhan ini.

Diketahui, gelar perkara ini melibatkan penyidik Satreskrim Polres Gowa, tim Inafis Polres Gowa dan Polda Sulsel, hingga tim dokter forensik RS Bhayangkara Makassar.

Halaman
1234
Editor: Ilham Arsyam
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved