VIDEO: Bawaslu Luwu Utara Jawab Tuntutan Pendemo Soal Perekrutan PPNPNS
Komisioner dan koordinator sekretariat Bawaslu Luwu Utara menemui pengurus Sapma Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu Utara
Penulis: Chalik Mawardi | Editor: Suryana Anas
TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Komisioner dan koordinator sekretariat Bawaslu Luwu Utara menemui pengurus Satuan Siswa Pelajar dan Mahasiswa (Sapma) Pemuda Pancasila Kabupaten Luwu Utara yang mendemo mereka, Jumat (22/3/2019).
Pendemo ditemui di Media Center Bawaslu Luwu Utara, Jl Andi Pattiware, Masamba.
Ketua Bawaslu Luwu Utara, Muhajirin, mengakui ada kekeliruan dalam pengumuman perekrutan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri Sipil (PPNPNS).
Baca: Weekend Ini, Yuk Nikmati Keindahan Bawah Laut Pulau Kapoposang Pangkep
Baca: VIDEO: Miris, Begini Kondisi SDN No 184 Inpres Boddia Takalar yang Rusak Parah
Baca: Pipa PDAM Bocor di Kampung Topa Selayar, Distribusi Air Terganggu
"Kami akui ada kekeliruan," kata Muhajirin.
Kekeliruan yang dimaksud Muhajirin yakni pengumuman syarat perekrutan PPNPNS yang harus berdomisili di wilayah Luwu Utara.
"Ternyata edaran sekretaris jenderal pendaftar bisa berasal dari daerah lain," katanya.
Muhajirin juga membeberkan kalau pihaknya telah memberikan teguran kepada staf yang lalai.
"Kami sudah melakukan teguran," kata dia.
Diberitakan sebelumnya, pengurus Sapma Pemuda Pancasila Luwu Utara mendemo Bawaslu Luwu Utara terkait dengan perekrutan PPNPNS yang dilakukan baru-baru ini.
Ketua Sapma Pemuda Pancasila Luwu Utara, Ikrama, menyebut Bawaslu Luwu Utara mengakomodir warga dari luar daerah dalam proses perekrutan PPNPNS.
"Ini tidak sejalan dengan aturan berdomisili di wilayah Luwu Utara karena ada dua orang yang berdomisili di Palopo yang diterima," terang Ikrama dalam orasi.
Nonton videonya.
Laporan Wartawan TribunLutra.com, @chalik_mawardi_sp
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :
Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur: