Pakai Ikat Kepala Merah, Ratusan Warga Bajo Datangi Polres Luwu

Warga menyambangi Mapolres dominan memakai kaus warna hitam dan ikat kepala berwarna merah, di Jl Merdeka Selatan

Pakai Ikat Kepala Merah, Ratusan Warga Bajo Datangi Polres Luwu
desy/tribunluwu
Ratusan warga Desa Buntu Babang, Kecamatan Bajo, Luwu, Sulawesi Selatan, mendatangi Mapolres Luwu, Rabu (20/3/2019). 

TRIBUNLUWU.COM, BELOPA - Ratusan warga Desa Buntu Babang, Kecamatan Bajo, Luwu, Sulawesi Selatan, mendatangi Mapolres Luwu, Rabu (20/3/2019).

Warga menyambangi Mapolres dominan memakai kaus warna hitam dan ikat kepala berwarna merah, di Jl Merdeka Selatan, Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa.

Mereka memprotes kinerja Kepolisian Resor Luwu, yang dinilai lamban dan gagal mengungkap kasus pembunuhan Maria Kawa (66) pada Selasa (19/2/2019) lalu.

Maria Kawa, ditemukan bersimbah darah di ruang tengah rumahnya.

Korban diduga tewas dibunuh karena terdapat luka menganga pada bagian leher.

Namun, hingga kini pelakunya belum terungkap.

Padahal polisi sudah memeriksa tiga orang saksi.

"Sudah sebulan berlalu, pelaku belum juga ditangkap, kami menuntut aparat Kepolisian bekerja profesional dan mengungkap kasus ini," kata keluarga korban, Matius.

Bahkan, jika kasus ini tidak berhasil diungkap, Matius akan kembali mendatangi Polres Luwu massa yang lebih banyak.

"Ini baru rumpun keluarga. Kami berikan kesempatan kepada Kepolisian untuk mengungkap kasus ini, hari ini hanya sekitar 300 orang yang datang ke Polres," katanya.

Halaman
12
Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved