Polda Sulbar Gelar Simulasi Sispamkota Pemilu 2019, Libatkan 369 Personel

Polda Sulawesi Barat menggelar pelatihan Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi Sispamkota di Jalan RE Marthadinata, Kecamatan Simboro, Mamuju

Polda Sulbar Gelar Simulasi Sispamkota Pemilu 2019, Libatkan 369 Personel
nurhadi
Simulasi Sispamkota pemilu 2019 di Jl RE Marthadinata, Simboro Mamuju. Libatkan 369 personel gabungan TNI-Polri 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Polda Sulawesi Barat menggelar pelatihan Tactical Floor Game (TFG) atau simulasi Sispamkota di Jalan RE Marthadinata, Kecamatan Simboro, Mamuju, Rabu (20/3/2019)

Tactical Floor Game (TFG) dipimpin langsung Kasat Brimob Polda Sulbar Kombes Pol Muhammad Anis Prasetyo, sebagai gambaran pengamanan Pemilu 2019.

"Ini juga untuk mengantisipasi segala ancaman potensi konflik dalam rangkaian Pemilu 2019,"kata Kabid Humas Polda Sulbar AKBP Mashura.

Giat TFG ini melibatkan 369 personel gabungan TNI-Polri dengan rincian 156 Polri plus 30 TNI dan 183 Bintara Remaja Polda Sulbar.

Kombes Pol Muhammad Anis mengatakan, Polri sebagai penanggung jawab pengamanan Pemilu 2019 harus merencanakan pengamanan sedemikian rupa.

Guna mencegah dan mengantisipasi segala potensi kerawanan yang dapat mengganggu kelancaran pesta demokrasi pada 17 April mendatang.

"Olehnya semua personil yang terlibat dalam pengamanan Pemilu ini, harus mengetahui dan memahami peran dan tugas pokoknya sebagai petugas pengamanan,"ujarnya.

Berkaitan dengan itulah, lanjut perwira polisi berpangkat tiga bunga itu, pentingnya pelatihan dilaksanakan TFG atau simulasi Sispamkota untuk membekali petugas agar bisa melaksanakan tugasnya secara optimal.

"Kegiatan ini dilakuka untuk menyamakan persepsi terkait dialokasi personel, kekuatan personel, tahapan dan cara bertindak serta sarana prasarana yang akan digunakan oleh masing-masing unsur dalam menangani potensi konflik,"tuturnya.

Danden Gegana AKBP Irawan Banuaji, juga memberikan gambaran teknis pengamanan dengan menggunakan miniatur seperti aslinya disertai skenario kegiatan menggunakan peralatan miniatur dan diperagakan langsung oleh para petugas di lapangan.

"Setelah pembekalan teori tentang tehnik gambaran pengamanan saat terjadi konflik, juga dilakukan praktek langsung agar seluruh personil benar-benar paham dengan langkah dan tindakan yang akan dilakukan saat terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,"kata dia.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Nurhadi
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved