Kronologi Pasien Meninggal saat Ambulans Berhenti Isi BBM di SPBU Viral, Lihat yang Dilakukan Anak

Sungguh naas nasib pria yang satu ini. Dirinya harus Meninggal Dunia di mobil ambulans sebelum dirinya mendapat perawatan di Rumah Sakit.

Kronologi Pasien Meninggal saat Ambulans Berhenti Isi BBM di SPBU Viral, Lihat yang Dilakukan Anak
Tribunnews
Kronologi Pasien Meninggal saat Ambulans Berhenti Isi BBM di SPBU Viral, Lihat yang Dilakukan Anak 

Kronologi Pasien Meninggal saat Ambulance Berhenti Isi BBM di SPBU Viral, Lihat yang Dilakukan Anak

TRIBUN-TIMUR.COM - Sungguh naas nasib pria yang satu ini. 

Dirinya harus Meninggal Dunia di mobil Ambulans sebelum dirinya mendapat perawatan di rumah sakit

Pria bernama Lai Kim (66) terpaksa meregang nyawa di mobil Ambulans setelah ada keterlambatan dalam perjalanan ke rumah sakit terdekat. 

Kejadian ini sampai sakit viral di media sosial.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di Kuching, Sarawak, Senin (11/3/2019).

Baca: Wisuda 117 Mahasiswa, Lamappapoleonro Ditantang Berubah Jadi Universitas

Baca: TRIBUNWIKI: Ceritakan Masa Kecil Saat Susah, Ini Profil Juri LIDA dan Pelawak Soimah

Baca: Fadli Zon Ingin Skak Mat Nusron Wahid, Namun Hal Berikut Terjadi pada Host ILC TV One Karni Ilyas

Insiden tersebut viral setelah putri korban, Fung Ying, mencari penjelasan dari pihak berwenang atas kesalahan yang mungkin telah merenggut nyawa ayahnya.

Dalam unggahannya di Facebook yang kini viral, Ying menyebut ambulans harus berhenti di SPBU karena kehabisan bahan bakar.

Berikut isi unggahan Fung Ying di akun Facebook-nya:

"Di pagi hari, ayah saya menderita sakit perut ekstrem dan detak jantung yang luar biasa cepat. Ibu dan adik laki-lakiku segera mengirimnya ke klinik terdekat, Klinik Kesehatan Siburan di lingkungan kami. ECG menunjukkan bahwa ayah saya memiliki detak jantung yang tidak normal dan tidak ada fasilitas untuk mendiagnosis penyebab sakit perut karena itu adalah sebuah klinik. Dokter kemudian meminta ayah saya untuk dipindahkan ke rumah sakit. "

Halaman
12
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved