Breaking News:

Kantin Kejujuran SMPN 3 Sungguminasa Rela Rugi Demi Penanaman Karakter

Bagi SMPN 3 Sungguminasa, mendirikan kantin kejujuran dalam sekolah bukanlah hal mudah.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Munawwarah Ahmad
Ari Maryadi
Suasana kantin kejujuran SMPN 3 Sungguminasa. Sejumlah siswi tampak membeli kue. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Bagi SMPN 3 Sungguminasa, mendirikan kantin kejujuran dalam sekolah bukanlah hal mudah.

Seperti kantin-kantin pada sekolah lain pada umumnya, kantin kejujuran SMPN 3 Sungguminasa juga kerap diterpa badai.

Pengelola kadangkala mengalami kerugian.

Namun, bagi Kepala SMPN 3 Sungguminasa, Fajar Ma'ruf, kerugian adalah risiko.

Baginya, kantin kejujuran didirikan bukanlah untuk mencari keuntungan semata.

Pendidik Jurusan Sejarah ini ingin menanamkan pendidikan karakter kepada anak didiknya di sekolah.

Kerugian adalah konsekuensi yang mesti diterima demi menciptakan karakter kejujuran dan anti korupsi dalam diri pelajar.

Melalui kehadiran kantin kejujuran ini pihak sekolah ingin melatih kejujuran bagi siswa-siswinya. Membayar belanjaan sesuai yang diambil tanpa mesti diawasi.

"Kalau mengurus kantin kejujuran, jujur saja pasti kita rugi. Paling tidak bisa kembali modal untuk perputaran," kata Fajar kepada Tribun Timur, Rabu (20/3/2019)

"Akan tetapi yang tidak kalah penting adalah menciptakan budaya kejujuran. Itu jauh lebih mahal. Orientasi kami bukan cari duit. Tapi membudayakan kejujuran kepada siswa," tegas kepada sekolah lulusan IKIP Ujung Pandang ini.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved