2 Personel Brimob Resimen II Kedung Halang dan KPU RI Pamit Usai Jaga Cetakan Surat Suara

Hitungan saya pas 55 hari, kita jaga hampir 21 jam sehari," kata Bripka Pol Baba Tiro,

2 Personel Brimob Resimen II Kedung Halang dan KPU RI Pamit Usai Jaga Cetakan Surat Suara
dok_tribun-timur/arni
Dua personel Brimob Resimen II Pelopor Kedung Halang, Bogor; Bripka Baba Tiro dan Bripka Muksin Muin bersama staf KPU-RI Zacky Haqqi barpose bersama manajemen dan editor Tribun Timur di Newsroom, Rabu (20/3/2019). Mereka resmi mengakhiri tugas pengawasan Cetak 13 juta eksamplar surat suara Pemilu Legislatif 2019 di Sulsel 

MAKASSAR, TRIBUN -- Proses pencetakan 13 juta surat suara Pemilu Legislatif 2019 di percatakan Tribun Timur Jl Cenderwasih No 430, Mamajang, Makassar, Rabu (20/3/2019), rampung sudah.

Proses cetakan surat suara untuk DPRD Provinsi, DPRD kabupaten/kota untuk wilayah Sulsel ini, selama 55 hari, dimulai 21 Januari 2019 hingga 20 Maret 2019.

Staf KPU RI Zacky Haqqi yang selama hampir 2 bulan ikuti proses pengawasan teknis pencetakan, pengangkutan dan distribusi cetakan ke truk pengantaran ke 24 kabupaten/kota di Sulsel.

"Hitungan saya pas 55 hari, kita jaga hampir 21 jam sehari," kata Bripka Pol Baba Tiro, satu dari dua personel Brimob Mabes Polri yang disiagakan untuk tugas negara ini.

Baca: Ketua Bawaslu Sulsel Sebut Penerima Money Politik Tak Disanksi

Baca: KPUD Maros Tujuh Hari Sortir Surat Suara DPRD Provinsi dan DPR RI

Tiga aparatur negara dan satu staf liason officer (LO) dari Brimob Polri, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dan dari Polimedia, kemarin siang, resmi kembali ke Jawa.

Selain Bripka Baba Tiro, personel Brimob Mabes lainnya adalah Bripka Muksin Muin.

Kedua personel Resimen II Pasukan Pelopor Brimob Kedung Halang, Bogor, Jawa Barat; Brigadir Polisi Kepala (Bripka) Muksin Muin dan Bripka Pol Baba Tiro.

Sedangkan dari KPU adalah Zacky Haqqi dan LO pihak Polimedia Uus Yunus.
"Alhamdulillah, meski siaga terus, tapi kami masih sempat bertemu kerabat di Galesong dan Minasate'ne Pangkep," kata Muksin Muin yang akrab disapa Daeng Kumis.

Kedua personel Brimob Mabes Polri ini memang berasal dari Sulsel. Mereka merasa terhormat bisa menunaikan tugas negara di kampung halaman.
"Saya berterima kasih ke komandan sebab dapat tugas ini. Ini tugas negara juga Pak, cuma di masa damai tapi risikonya tetap sama," kata Baba Tiro, yang sudah hampir tiga dekade jadi personel Brimob.

Proses pencetakan 13 juta surat suara Pemilu Legislatif 2019 di percatakan Tribun Timur Makassar, Rabu (20/3/2019), rampung sudah.
Proses pencetakan 13 juta surat suara Pemilu Legislatif 2019 di percatakan Tribun Timur Makassar, Rabu (20/3/2019), rampung sudah. (thamzil/tribuntimur.com)

Suasana perpisahan dan perampungan tugas negara ini kian emosional sebab, salah seorang rekan seangkatan dan seperjuangan Bripka B Tiro, juga datang melepas.

"Ini Bripka Tajuddin, Bugis Sidrap, sekarang pulang kampung, tugas di Binmas Polrestabes," kata Baba memperkenalkan rekan seangkatannya kepada Tribun, sebelum ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Ikut bergabung tiga personel dari Satsabara Polrestabes Makassar, Brigpol Trihari M, Brigpol Nurraga, dan Brigpol Hayyung, yang bulan lalu dipromosi ke Polsekta Panakkukang, Makassar.

Vice GM Bussiness Tribun Timur Yuyun Yunitra dan Manager Percetakan Tribun Timur Muzakkir Akri, juga terlihat emosional melepas 4 tandem pengawas dan pengamanan cetakan barang negara itu.

Dua Personel Brimob Pelopor Resimen 2 Kedung Halang Bogor, Bripka Muksin Muin dan Bripka Baba Tiro seta staf KPU RI Zacky Haqqi salaman perpisahan dengan personel Sabara Polrestabes Makassar Bripka Tadjuddin di halaman kantor Tribun Timur, Rabu (20/3/2019)
Dua Personel Brimob Pelopor Resimen 2 Kedung Halang Bogor, Bripka Muksin Muin dan Bripka Baba Tiro seta staf KPU RI Zacky Haqqi salaman perpisahan dengan personel Sabara Polrestabes Makassar Bripka Tadjuddin di halaman kantor Tribun Timur, Rabu (20/3/2019) (dok_tribun-timur/facebook/tamsil)

Pihak KGX, ekspedisi dari Kompas Gramedia juga ikut mendistribusikan 13 juta eksamplar surat suara ini, dan dikawal sekitar 100-an personel BKO dari Brimob Polda Sulsel, selama kurang lebih sebulan.

"Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak. Koordinasi, komunikasi membuat proses cetakan tepat waktu, bahkan masih ada masa jeda. Semua cetakan kami kami jaga kualitas, pengepakan, pencatatan, warehousing hingga distribusi semua tepat waktu, kepada KPU, Mabes Polri, Bawaslu, dan pihak yang terlibat dalam proses ini,“ kata Yuyun.

Penulis: Aldy
Editor: Thamzil Thahir
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved