Selayar Butuh 700 Guru

Pada bidang pendidikan dan kebudayaan, bidang pemuda dan olahraga serta bidang kesatuan bangsa dan politik di Bamboo Coffee

Selayar Butuh 700 Guru
Nur Fajriani/tribun-timur.com
Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Selayar Mustakim, jumpa pers kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Selayar tahun anggaran 2016 – 2019 di Bamboo Coffee, Balang Sembo, Kelurahan Putabangun, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (19/3/2019). 

TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Kabupaten Kepulauan Selayar masih kekurangan 700 guru.

Hal itu diungkap oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Selayar Mustakim, saat menghadiri jumpa pers kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Selayar tahun anggaran 2016 – 2019,

Pada bidang pendidikan dan kebudayaan, bidang pemuda dan olahraga serta bidang kesatuan bangsa dan politik di Bamboo Coffee, Balang Sembo, Kelurahan Putabangun, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, Selasa (19/3/2019).

"Jadi data dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Selayar, masih kekurangan 700 guru. Terdiri dari 400 guru di daratan dan 300 guru di kepulauan,"ujarnya.

Ia menambahkan bahwa penyebab kekurangan guru karena setiap tahunnya rata-rata ada 20 yang pensiun .

"Sehingga jumlah guru sisa 1625 orang. Tahun ini ada juga 20 orang yang pensiun dan tidak pernah ada penambahan,

"Untuk menutupi kekurangan itu pemerintah daerah dengan mengangkat guru kontrak bersama staf tata usaha dan penjaga Sekolah. Jumlah yang diangkat sebanyak 1073 orang tapi bukan guru semua,"jelasnya.

Jumlah tenaga guru, kata dia, yang sudah mendapatkan tunjangan sertifikasi 1017 orang. Terdiri dari guru paud 76 orang, guru SD 628 orang dan guru SMP 313 orang,"ujarnya.

Pasalnya, guru juga mendapat tunjangan profesi yang ada sekarang sekitar Rp 50 miliar lebih diluar gaji.

"Tambahan penghasilan yang belum sertifikasi Rp 1 Miliar lebih. Sedangkan tunjangan khusus bagi guru yang bertugas di Daerah Kepulauan Selayar Rp 8 Miliar lebih. Jumlah keseluruhan dan Rp 90 miliar lebih. Hanya yang dimasuki dua kantong,"tuturnya.

Menurutnya, yang tidak menerima tunjangan sertifikasi juga disiapkan tunjangan tambahan penghasilan Rp 1 Miliar lebih.

Jumpa pers tersebut dihadiri Wabup Selayar H Zainuddin Asisten II Selayar Arfan Arief, kepala Kesbangpol Selayar Ince Rahim, Kadis Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Ahmad Ansar,

Kabag Kesra Sitti Rahmania, Kepala Inspektorat Ar Krg Magassing, Kepala Bappelitbangda Drs H Basok Lewa, Asisten Administrasi Drs Dahlul Malik, Kasubag Pemberitaan Humas Pemkab Selayar Mursalim, para insan pers dan undangan lainnya.

Laporan Wartawan TribunSelayar.com, Nurwahidah, IG: @ nur_wahidah_saleh

Penulis: Nurwahidah
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved