PMII Cabang Metro Makassar Gelar Aksi Solidaritas untuk Selandia Baru

AM Muslihin mengatakan aksi ini adalah bentuk duka cita yang mendalam atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Selandia Baru.

PMII Cabang Metro Makassar Gelar Aksi Solidaritas untuk Selandia Baru
HANDOVER
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Makassar gelar aksi solidaritas yang bertajuk "Masyarakat Dunia Bersaudara" di Anjungan Pantai Losari Makassar, Senin, (18/3/2019) malam. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Metro Makassar gelar aksi solidaritas yang bertajuk "Masyarakat Dunia Bersaudara" di Anjungan Pantai Losari Makassar, Senin, (18/3/2019) malam.

Lewat aksi tersebut ratusan mahasiswa yang merupakan kader PMII Metro Makassar mengajak masyarakat Kota Makassar untuk membangun kehidupan yang rukun antar sesama manusia tanpa memandang suku, agama ras maupun kebangsaan.

Baca: Mufidah Jusuf Kalla Disambut Tari Paduppa di Bandara Tampa Padang Mamuju

Baca: Sebelum KPK Temukan Segepok Uang di Ruang Menag, Mahfud MD Pernah Ungkap Kejanggalan dalam Kemenag

Ketua Umum PMII Metro Makassar AM Muslihin mengatakan aksi ini adalah bentuk duka cita yang mendalam atas tragedi kemanusiaan yang terjadi di Selandia Baru beberapa hari yang lalu.

“Ini adalah tamparan keras bagi tantangan kerukunan kita sebagai warga negara, maka dari itu kita mulai dari Makassar. Ini kita suarakan mari kita retas segala perbedaan yang ada untuk ketentraman hidup kita bersama karna kita semua bersaudara,” katanya dalam rilis ke TribunTimur, Selasa (19/3/2019).

Aksi solidaritas ini ditandai dengan pembentangan kain putih sepanjang 49 meter yang akan di tabuhi tanda tangan dan pesan kemanusiaan dan penyalaan 49 lilin serta pembagian pita bela sungkawa kepada pengunjung anjungan pantai losari.

Baca: UPDATE: Banjir Sentani Sudah 82 Orang Meninggal 4273 Mengungsi, Penjelasan Resmi BMKG Sebab Banjir

Kemudian diakhiri dengan Do'a bersama dan sholawatan.

Dalam pernyataan sikapnya PMII Metro Makassar menyuarakan kepada seluruh negara bangsa dan masyarakat dunia untuk melupakan segala pertentangan baik itu perbedaan pandangan politik, persaingan dagang, sentimen ideologi, maupun isu SARA.

“Ini untuk perdamaian dunia dan kemaslahatan hidup di masa yang akan datang bahwa seluruh masyarakat dunia adalah saudara,” katanya.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Baca: LTMPT Ingatkan Jadwal Penutupan Pendaftaran UTBK SBMPTN 2019, Intip Persaingan Saintek dan Soshum

Baca: Ada Apa? KPK Sita Uang Ratusan Juta Rupiah dari Ruang Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin,Terlibat?

Penulis: Nur Fajriani R
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved