Diduga Terima Amplop, Kadisdukcapil Makassar Dihadirkan di Persidangan Hari Ini

"Sama sekali saya tidak pernah menerima. Persoalan ini saya serahkan saja sama penyidik," tegasnya.

Diduga Terima Amplop, Kadisdukcapil Makassar Dihadirkan di Persidangan Hari Ini
hasan/tribuntimur.com
Suasana persiapan sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sidang kasus dugaan tindak pidana korupsi  pengadaan barang yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan kota Makassar, kembali digelar di Pengadilan Negeri Makassar, Selasa (19/3/2019), hari ini dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Sidang ini mendudukan enam terdakwa yakni Mantan Kepala Sub Bagian Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar, Muhammad Nasir, Abdul Naim selaku Direktur CV. Fitria.

Baca: Perusahaan Air Minum Tirta Mangkaluku Palopo Berencana Produksi Air Minum Kemasan

Edy selaku Direktur CV Akhsa Putra, Hasanuddin selaku Direktur CV. Sanjaya Pratama serta M Yusuf Zain selaku Direktur CV Tiga Serangkai dan La Ode Muh Nur Alam.

Menurut Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Makassar, Ahmadyani pada persidangan kali ini bakal menghadirkan beberapa orang saksi.

Salah satunya Kepala Dinas Kependudukan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Kota Makassar, Aryati Puspa. "Bu puspa juga hadir hari ini," kata JPU.

Baca: Terlanjur Sayang Sahabatnya Sandiaga Uno, Erwin Aksa Memilih Mundur dari Partai Golkar & Reaksi DPP

Diberitakan sebelumnya, nama Aryati disebut sebut menerima uang dari salah satu terdakwa. Hal itu terungkap pada sidang pemeriksaan saksi yang menghadirkan honorer Dinas Pendidikan Kota Makassar, Irwanto.

Irwanto menyebut melihat Aryati menerima uang dari terdakwa sebanyak Rp 140 juta secara bertahap. Pertama terdakwa menyerahkan senilai Rp 100 juta kepada Aryati  di ruang kerjanya pada saat menjaba sebagai Sekertaris Disdik Kota Makassar.

Uang yang diserahkan terdakwa alam sebuah amplop yang bertuliskan Bank BPD. Kedua, Mantan Sekdis Pendidikan Makassar menerima uang dari terdakwa di sebuah Mall di Makassar sebanyak Rp 40 juta.

Saat Tribun konfirmasi Aryati, ia membantah semua tuduhan saksi Irwanto kepada dirinya.

Baca: Komunitas Kosakata Pinrang Bakal Luncurkan 3 Buku Karya Anggotanya

"Sama sekali saya tidak pernah menerima. Persoalan ini saya serahkan saja sama penyidik," tegasnya.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved