Striker Mohamed Salah Turut Berduka untuk Korban Penembakan di Selandia Baru! Begini Komentarnya?
Striker Mohamed Salah Turut Berduka untuk Korban Penembakan di Selandia Baru! Begini Komentarnya?
Striker Mohamed Salah Turut Berduka untuk Korban Penembakan di Selandia Baru! Begini Komentarnya?
TRIBUN-TIMUR.COM - Penyerang Liverpool, Mohamed Salah turut berduka atas insiden penembakan di masjid di Selandia Baru.
Mohamed Salah menyampaikan ucapan belasungkawa lewat akun media sosial Twitter miliknya pribadi, Sabtu (16/3/2019).
Mohamed Salah ungkap duka mendalam atas insiden penembakan brutal oleh teroris Brenton Tarrant di dua masjid berbeda pada Jumat (15/3/2019).
Baca: Brenton Tarrant, Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru, Ternyata Begini Pekerjaan Sebelumnya?
Baca: Tertangkap Basah Curi HP di Pasar Tempe, Pemuda Ini Beruntung Tak Diamuk Massa
Sebanyak 49 orang dikabarkan menjadi korban akibat aksi penembakan yang terjadi di Masjid Al Noor dan Masjid Linwood, Selandia Baru.
Mohamed Salah kemudian mengucapkan belasungkawa kepada keluarga yang menjadi korban aksi penembakan brutal itu.
"Berita yang mengerikan berasal dari Selandia Baru pagi ini," tulis Mohamed Salah lewat akun media sosial Twitter miliknya pribadi.
"Saya mengucapkan belasungkawa kepada keluarga para korban yang tidak berdosa, yang kehilangan nyawanya karena aksi kejahatan murni ini," tulis Salah dikutip BolaStylo.com dari Twitter, Sabtu (16/3/2019).
Mengutuk Aksi Itu
Penempakan brutal di dua masjid kota Christchurch, Selandia Baru, itu terjadi saat para jamaah melaksanakan ibadah salat Jumat.
Sejumlah atlet, termasuk Mohamed Salah, mengutuk atas aksi biadab terhadap aksi penembakan itu.
Baca: Inilah Silsilah Keluarga Brenton Tarrant Penembak Jamaah di Masjid Al Noor Christchurch, 5 Faktanya
Baca: Brenton Tarrant, Pelaku Penembakan di Masjid Selandia Baru, Ternyata Begini Pekerjaan Sebelumnya?
Parahnya lagi, pelaku penembakan tersebut juga merekam dan menyiarkannya secara langsung lewat fitur Facebook Live.
Dalam tayangan Facebook Live, Brenton Tarrant, tampak melakukan aksi brutalnya menembaki jamaah di Masjid Al Noor.
Saat ini pihak kepolisian setempat telah menahan empat tersangka, yakni tiga pria dan seorang wanita, yang menjadi pelaku penembakan.
Polisi juga mengamankan barang bukti berupa beberapa bahan peledak yang sempat dipasangkan pada sebuah mobil.
Pernah Kerja di Pusat Kebugaran
Brenton Tarrant pelaku penembakan di masjid di Selandia Baru, diketahui berasal dari Australia.
Jauh sebelum menjadi pelaku penembakan di Selandia Baru, Brenton Tarrant ternyata pernah bekerja sebagai pelatih kebugaran di Australia.
Baca: Sang Nenek Ungkap Sifat Asli Brenton Tarrant, Teroris Penembak Puluhan Warga di Masjid New Zealand
Baca: Romahurmuziy Diciduk KPK, Inilah Deretan Pimpinan Parpol yang Terlibat Korupsi, PPP Sudah Dua Kali
Dilansir BolaStylo.com dari ABC, Tarrant pernah bekerja di sebuah pusat kebugaran bernama Big River Gym, kawasan utara New South Wales, Grafton, Australia.
Kabar terkait riwayat pekerjaan Tarrant itu dikonfirmasi oleh manajer gym, Tracey Gray.
Gray menyatakan bahwa Tarrant bekerja di Big River Gym setelah lulus sekolah, pada 2009 hingga 2011.
Jangan Lupa Subscribe Instagram Tribun Timur:
Tarrant dikenal sebagai sosok yang berdedikasi dalam melaksanakan pekerjaannya sebagai pelatih kebugaran.
Selain itu, Tarrant bekerja sebagai pelatih kebugaran untuk melatih anak-anak secara gratis.
Warisi Minat Ayahnya
Tarrant mewarisi minat ayahnya yang sangat gemar dengan dunia kebugaran fisik.
"Dia adalah pelatih pribadi yang sangat berdedikasi," kata Gray dikutip BolaStylo.com dari ABC.
Baca: Pekan Depan Hasil SNMPTN 2019 Diumumkan, 381.070 Siswa Dipastikan Gagal, Siapkan Diri Ikut UTBK 2019
Baca: Persyaratan dan Cara Daftar Rekrutmen Bersama BUMN di Link rekrutbersama.fhcibumn.com
"Dia bekerja di program kami yang menawarkan pelatihan gratis kepada anak-anak di masyarakat, dan dia sangat bersemangat tentang itu," ujar Gray menambahkan.
Setelah menjadi pelatih kebugaran, menurut keterangan Gray yang dikutip dari ABC, Tarrant pergi ke Asia dan Eropa.
Tarrant melakukan perjalanan itu dengan uang yang diduga didapat dari cryptocurrency seperti Bitcoin.
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur:
Pria berusia 28 tahun itu kini diduga menjadi pelaku aksi penembakan di masji Al Noor dan Masjid Linwood, Selandia Baru.
Tarrant melakukan penembakan ketika jamaah akan melaksanakan salat Jumat pada 14 Maret 2019. (*)
( Aziz Gancar Widyamukti /Source : Twitter)
Artikel ini telah tayang di BolaStylo.com, dengan Judul "Mohamed Salah Ucap Belasungkawa atas Korban Penembakan Brutal di Masjid Selandia Baru"