TRIBUNWIKI

Peristiwa Penembakan di Masjid Christchurch, Ini Latar Belakang Kota Terbesar di Selandia Baru

Peristiwa Penembakan di Masjid Christchurch, Latar Belakang Kota Terbesar di Selandia Baru Itu

Peristiwa Penembakan di Masjid Christchurch, Ini Latar Belakang Kota Terbesar di Selandia Baru
Tribun Wow
Masjid Al Noor, Riccarton. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Penembakan terjadi di masjid Al Noor, Chrischurch, Selandia Baru, Jumat (15/3/2019).

Dilansir dari Wellington, Kompas.com, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern melalui conference pers mengatakan sebanyak 40 orang tewas dalam serangan teror tersebut.

Ia juga mengklaim, hari ini menjadi hari terburuk bagi Selandia baru.

Seperti diketahui, seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke dalam masjid Masjid Al Noor saat salat Jumat, yang menyebabkan banyak korban jiwa berjatuhan.

Dilansir dari beberapa sumber, penembakan di masjid Christchurch terjadi pada 15 Maret 2019 pukul 13:40 NZDT.

Polisi juga telah mengkonfirmasi bahwa mereka telah menemukan beberapa bom mobil, yang berhasil dilucuti.

Ini adalah penembakan massal pertama di Selandia Baru sejak pembantaian Raurimu 1997.

Diduga empat pelaku terlibat. Salah satunya diidentifikasi sebagai Brenton Tarrant asal Australia berusia 28 tahun, yang memperlihatkan simbol neo-Nazi dan supremasi kulit putih Fourteen Words pada senjata api dan posting daringnya.

Baca: 11 Fakta Penembakan Jamaah Salat Jumat di Masjid New Zealand, Kronologi, Pelaku hingga Jumlah Korban

Baca: UPDATE Kasus Penembakan di Masjid Selandia Baru, Teroris Penembak adalah Warga Australia, Motifnya?

Baca: Video di Facebook Brenton Tarrant Dihapus, WNI Hilang Usai Penembakan di Masjid Al Noor Christchurch

Kronologis

Masjid Al Noor, Riccarton.

Halaman
1234
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Waode Nurmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved