Orangtua Siswa Aniaya Guru, Ini Komentar Anggota Komisi II DPRD Mamuju

Penganiayaan itu terjadi, lantaran Amran tak terima anaknya yang diketahui berinisial F dipukul Harlawan di sekolah.

Orangtua Siswa Aniaya Guru, Ini Komentar Anggota Komisi II DPRD Mamuju
Nurhadi/tribunsulbar.com
Anggota Komisi II DPRD Mamuju Febrianto Wijaya 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Anggota Komisi II DPRD Mamuju Febrianto Wijaya, angkat bicara terkait insiden penganiayaan guru SMP Negeri 6 Kalukku Harlawan Ahlak Hansyah , pada Selasa (12/3/2019) lalu.

Harlawan Ahlak Hansyah (32) dianiaya oleh orang tua siswa yang diketahui bernama Amran (35).

Penganiayaan itu terjadi, lantaran Amran tak terima anaknya yang diketahui berinisial F dipukul Harlawan di sekolah.

F dipukul oleh gurunya Harlawan, karena bandel alias mengabaikan teguran saat mengikuti upacara bendera, pada Senin (11/3/2019) lalu.

Siswa tersebut ditegur karena karena bajunya dalam keadaan keluar saat berada di barisan upacara.

Menanggapi kejadian tersebut, menurut Febrianto guru dan orang tua siswa harus sama-sama introspeksi diri.

"Sebaiknya semua introspeksi diri baik orang tua maupun guru," kata Febrianto kepada Tribun-Timur.com, Kamis (14/3/2019).

Meski begitu, Febrianto tetap tidak membenarkan tindakan kekerasan yang dilakukan orang tua siswa kepada tenaga pendidik.

"Kalau kekerasan itu sudah sangat tidak dibenarkan, dan kita serahkan saja kepada penegak hukum untuk menangani,"ujarnya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @nurhadi5420

Penulis: Nurhadi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved