Mahasiswa UNM Demo Rektor, Ini Penjelasan Ketua Bawaslu Makassar

Prof Husain Syam diduga melakukan politik praktis setelah sebuah video tentang dirinya beredar dalam mendukung caleg DPR RI, Akbar Faizal.

Mahasiswa UNM Demo Rektor, Ini Penjelasan Ketua Bawaslu Makassar
Wahyu/Tribun Timur
Mahasiswa UNM Makassar dari berbagai jurusan menggelar orasi dan menuntut Bawaslu Makassar memberikan sanksi terhadap Rektor UNM, Prof Husain Syam yang diduga terlibat politik praktis 

TRUBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari berhasil meyakinkan mahasiswa Universitas Negeri Makassar (UNM) yang baru saja melakukan demonstrasi di Kantor Bawaslu, Jl Anggrek, Kota Makassar, Rabu (13/3/2019).

Melalui sejumlah penjelasan Nursari, seluruh mahasiswa UNM akhirnya membubarkan diri.

Kedatangan ratusan mahasiswa UNM di Kantor Bawaslu Makassar siang tadi, untuk menuntut keseriusan Bawaslu agar menindak Rektor UNM, Prof Husain Syam yang melakukan politik praktis.

Prof Husain Syam diduga melakukan politik praktis setelah sebuah video tentang dirinya beredar dalam mendukung caleg DPR RI, Akbar Faizal.

Baca: Mahasiswa UNM Demo di Bawaslu Makassar, Ini Tuntutannya

Baca: Kantor Imigrasi Polewali Bentuk Tim Pengawasan Orang Asing di Majene

Nursari mengatakan, kasus tersebut masih terus diselidiki dan pihaknya juga telah memanggil rektor UNM dan Akbar Faizal, untuk dimintai keterangan.

"Teman-teman nahasiswa ini menginginkan kasus ini ditangani secara profesional. Jadi kami tegaskan, bahwa Bawaslu itu diluar dari interfensi apapun. Kita akan bekerja berdasarkan Undang-Undang," imbau Nursari dihadapan ratusan mahasiswa UNM di depan Kantor Bawaslu Makassar.

Pihak Bawaslu kota Makassar juga meminta mahasiswa UNM, jika masih ada bukti lain terkait kasus tersebut diharapkan segera disampaikan kepada Bawaslu.

"Teman Mahasiswa silahkan menyampaikan kepada kami, jikalau teman-teman menemukan bukti yang lain terkait kasus ini. InsaAllah minggu depan kasus ini akan rampung," pintanya.

Adapun perwakilan mahasiswa yang diwakili Presiden Mahasiswa (Presma) UNM, Rezky Dwi Hardianto menjelaskan ada dua tuntutan yang dilayangkan kepada Bawaslu.

Baca: Puluhan Warga China dan Oppa Korea Selatan Dideportasi dari Papua, Warga: Dibeking Pejabat

Pertama adalah bagaimana Bawaslu memberikan sanksi terhadap Rektor UNM setelah terindikasi politik praktis.

Halaman
12
Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved