Tim Pemenangan Ungkap Rahasia Jokowi-Ma'ruf Amin Bisa Menang di Kota Makassar

Dari survei Script Survei Indonesia (SSI), Jokowi-Ma'ruf menang dengan 50,77 persen. Sedangkan, Prabowo-Sandi meraih 45,38 persen.

Tim Pemenangan Ungkap Rahasia Jokowi-Ma'ruf Amin Bisa Menang di Kota Makassar
handover
Badan Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin Kota Makassar, Raizul Jaiz 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin Kota Makassar menanggapi survei Script Survei Indonesia (SSI) yang memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin di Kota Makassar.

Dari survei Script Survei Indonesia (SSI), Jokowi-Ma'ruf menang dengan 50,77 persen. Sedangkan, Prabowo-Sandi meraih 45,38 persen.

Tapi dari skala Sulsel, elektabilitas Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin sebesar 45,49 persen.

Baca: Pelatih PSM Makassar Belum Tentukan Skuad Terbaik untuk Musim 2019

Sedangkan, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno sebesar 48,17 persen. Suara mengambang sebesar 6,34 persen.

Dari data ini, Prabowo-Sandi memang di 12 kabupaten, sedangkan Jokowi-Ma'ruf menang di 11 kabupaten sementara itu 1 daerah imbang.

"Saya kira ini adalah buah kerja keras kita untuk melawan hoaks tentang Jokowi di Kota Makassar," kata Ex Officio Badan Pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Raizul Jaiz, Selasa (12/3/2019).

Baca: Foto-foto Evi Masamba Terbaring Lemah & Pakai Infus di RS Beredar, Netizen Cemas: Bagaimana Bayinya?

Raizul mengatakan, tim Joko Widodo-KH Ma'ruf Amin melawan hoaks dengan cara turun langsung ke masyarakat.

"Kami door to door (pintu ke pintu), kita jelaskan kalau Jokowi itu bukan anggota PKI (Partai Komunis Indonesia), tidak akan menghapus pelajaran agama dan menjadikan pesantren sebagai sekolah umum," katanya.

Raiz mengakui beberapa bulan lalu, Jokowi-Ma'ruf Amin kalah di Makassar.

Baca: 110 Kantor BUMN Buka Rekutmen Bersama, Login di rekrutbersama.fhcibumn.com, Cek Gaji di Sini

"Tapi, kami turunkan program ke titik-titik lemah, sehingga Alhamdulillah sudah ada perbaikan," katanya.

Sehingga, dia meminta kepada tim kerja daerah lain untuk mengikuti gaya TKD Makassar dengan cara turun langsung ke masyarakat.

"Memang harus turun langsung, dan itu sudah kami buktikan," katanya.(*)

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:
Penulis: Muh. Hasim Arfah
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved