Petani Luwu Keluhkan Kelangkaan Pupuk ke Mentan

Syaifullah berdialog dengan Amran Sulaiman di tribun Lapangan Andi Djemma Belopa, Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu

Petani Luwu Keluhkan Kelangkaan Pupuk ke Mentan
desy/tribunluwu
Mentan Amran Sulaiman, saat mendengarkan keluhan petani asal Kecamatan Suli, Kabupaten Luwu, Andi Syaifullah, soal kelangkaan pupuk, di tribun Lapangan Andi Djemma Belopa, Jl Jenderal Sudirman, Kompleks Perkantoran Pemkab Luwu, Kecamatan Belopa, Luwu, Senin (11/3/2019). 

"Jangan ragu. Selama kepemimpinan Jokowi-JK, kami di pertanian sudah 490 pengusaha kami kirim ke penjara," katanya.

Disamping itu, Staf Perwakilan Daerah Penjualan (SPDP) PT Petrokimia Gresik di Sulawesi Selatan, Ilham Darmawan, menegaskan jika tidak ada kelangkaan pupuk yang terjadi.

"Tadi sudah diklarifikasi, cuman butuh penulusuran lebih lanjut. Apalagi pupuk bersubsidi harus sesuai dengan aturan, baik itu ldkk-nya dan alokasinya," ucap Ilham Darmawan.

Untuk kebutuhan pupuk sendiri, pihaknya memiliki ketersediaan stok, dan siap disitribusikan.

"Kalau masalah pupuknya kami ada dan ready di sini. Terutama di Kecamatan Suli, tempat pak Syaifullah itu sudah di atas angka 56 persen, tertinggi di antara yang lain," jelasnya.

"Kelangkaan pupuk itu tidak ada. Adapun kekurangan pupuk, kita selalu koordinasi dengan Dinas Pertanian supaya alokasi ditambah. Supaya tidak adalagi teriakan-teriakan seperti tadi," harapnya.

Terkait instruksi Mentan Amran Sulaiman, yang akan melakukan penyelidikan kelangkaan pupuk, Ilham Darmawan menyerahkan sepenuhnya ke yang berwenang.

Dimana, dalam pendistribusian pupuk bersubsidi diawasi oleh Komisi Pengawas Pupuk dan Pestisida (KP3), yang diisi oleh Kepolisian dan Kejaksaan.

Laporan Wartawan TribunLuwu.com, @desy_arsyad

Penulis: Desy Arsyad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved