Pendaftar Balon Ketua PHRI Sulsel Belum Ada, SC Gelar Pertemuan

Merespon hal tersebut, pada Senin (11/3/2019), ia bersama 10 anggota SC akan melakukan pertemuan membahas hal itu.

Pendaftar Balon Ketua PHRI Sulsel Belum Ada, SC Gelar Pertemuan
fadli/tribun-timur.com
GM Jolin Hotel Alif, Ketua Panitia Musda X Aridessa Pakki, Sekretaris PHRI Sulsel Nasrullah Karim, Ketua SC Musda X Joko Budi, Ketua IHGMA Andi Junaidi, dan GM Amaris Hotel Totok Budi menggelar jumpa pers terkait Musda X dan HUT ke-50 PHRI Sulsel di Sekretariat PHRI Jl Batu Putih Makassar belakang Gedung Mulo, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengambilan dan pengumpulan formulir pedaftaran bakal calon Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Perkumpulan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel berakhir Selasa (12/3/2019).

Ketua Steering Committee (SC) Musyawarah Daerah (Musda) X BPD PHRI Sulsel, Joko Budi menuturkan, hingga Minggu (10/3/2019) belum satupun yang mengambil formulir bakal calon.

"Sampai Minggu pukul 15.00 Wita belum ada yang mendaftar di sekretariat," kata Budi via pesan WhatsApp, Minggu (10/3/2019).

Merespon hal tersebut, pada Senin (11/3/2019), ia bersama 10 anggota SC akan melakukan pertemuan membahas hal itu.

"Lokasinya di sekretariat. Apa yang kita bahas, yah bagaimana bila hingga penutupan pendaftaran belum ada yang mendaftar," kata lelaki berkacamata itu.

Menurutnya, bila hingga penutupan pendaftaran, tidak ada satupun pendaftar, SC akan kembalikan kepada 24 Badan Pengurus Cabang (DPC).

"Kita lihat besok (Senin) yah. Apakah akan terjadi aklamasi atau pemilihan. Mengingat Ketua BPD PHRI yang sekarang sudah 2 periode," kata Joko.

Ia terus mengajak seluruh anggota, formulir pendaftaran dapat diambil di Sekretariat PHRI Sulsel Jl Batu Putih Makassar, belakang Gedung Mulo. Dikumpulkan di tempat yang sama paling lambat (12/3/2019) pukul 24.00 Wita.

Adapun syarat menjadi Calon Ketua BPD PHRI Sulsel yakni WNI, sehat jasmani dan rohani, berdomisili di Makassar, pemilik badan usaha perhotelan/restoran atau mendapat mandat tertulis dari pemilik badan usaha.

"Terus sekurang-kurangnya pernah menjabat sebagai pengurus BPD atau Ketua BPC PHRI. Terakhir, bersedia dan berdedikasi tinggi dan mempunyai waktu bagi anggota dan organisasi PHRI sesuai AD/ART asosiasi," katanya.(tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved