Mengapa Tulisan Tangan Dokter di Resep Obat Sulit Dibaca? Ternyata ini Penyebabnya

-Banyak yang menilai tulisan tangan dokter pada resep obat terkadang sangat sulit dibaca.

Mengapa Tulisan Tangan Dokter di Resep Obat Sulit Dibaca? Ternyata ini Penyebabnya
int
ilustrasi 

TRIBUN-TIMUR.COM-Banyak yang menilai tulisan tangan dokter pada resep obat terkadang sangat sulit dibaca.

Bahkan, muncul anekdot yang menyebutn jika ada kompetisi menulis tangan paling sulit dibaca, profesi dokter pemenangnya.

Benarkah demikian tulisan tangan dokter sulit dibaca?

Untuk satu hal, dokter memang harus menulis lebih sering dari mereka yang memiliki profesi lainnya.

Baca: Sosialisasi Penyakit Jantung, PKK Bantaeng Gandeng Dokter Ahli Jantung

Baca: TRIBUNWIKI: Profil dr Wachyudi Muchsin, Dokter Umum, Ketua Kempo, Produser FIlm, dan Calon Pengacara

Baca: Ternyata Orang akan Mengeluarkan Suara Ini Jelang Kematiannya, Cek Penjelasan Dokter

Menurut Celine Thum, direktur medis di ParaDocs Worldwide, semua hal di dunia medis harus didokumentasikan.

Ilustrasi resep dokter
Ilustrasi resep dokter ()

"Apa pun yang Anda bicarakan di ruang dokter perlu bukti tertulis untuk riwayat kesehatan," ucapnya.

Banyaknya pasien yang membutuhkan resep darinya pasti sangat melelahkan.

"Jika Anda benar-benar menulis selama 10 hingga 12 jam sehari dengan tangan, tangan Anda tidak akan bisa melakukannya," kata Ruth Brocato, dokter perawatan medis.

Menurut Asher Goldstein, dokter manajemen nyeri di Genesis Pain Centers, AS, kebanyakan tulisan tangan dokter memburuk sepanjang hari karena otot-otot kecil di tangan terlalu banyak bekerja.

Jika rata-rata dokter melayani satu pasien selama satu jam, mereka mungkin bisa bekerja sedikit lambat dan memberi istirahat untuk tangannya.

Ilustrasi
Ilustrasi ()
Halaman
123
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved