Pendamping PKH Kecamatan Tallo Terjaring OTT, Terancam 5 Tahun Penjara, Ini Modusnya

Seorang pendamping sosial Program Keluarga Harapan (PKH) berinisial SH (40) terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Sat Reskrim Polrestabes Makassar.

Pendamping PKH Kecamatan Tallo Terjaring OTT, Terancam 5 Tahun Penjara, Ini Modusnya
muslimin emba
Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Dwi Ariwibowo didampingi Kasat Reskrim AKBP Indratmoko, dan pelaku pemotongan Dana Bansos berinisial SH (40), saat menggelar konferensi pers di pelataran parkir Mapolrestabes Makassar, Jl Ahmad Yani, Makassar, Rabu (632019) siang 

Polisi mensinyalir dana yang diperoleh SH dari hasil pemotongan itu dibagi ke beberapa orang alias tidak dinikmati sendiri.

"Jadi dana hasil pemotongan ini bibagi dan untuk keuntungan pribadi, untuk dibaginya ke siapa kami masih akan lakukan pendalaman," ungkap orang nomor satu di jajaran Polrestabes Makassar itu.

Aksi pemotongan bantuan sosial Tahun 2018 itu oleh SH, menurut polisi sudah berlangsung cukup lama.

Akibat perbuatannya, SH dijerat polisi dengan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 dan atau pasal 8 Undang-Undang RI No 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang Undang RI Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun penjara.(tribun-timur.com)

Laporan wartawan tribun-timur.com, Muslimin Emba.

Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :

Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:

Penulis: Muslimin Emba
Editor: Munawwarah Ahmad
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved