Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sekolah Swasta di Mamasa Simulasi UNBK di SMK Budi Bhakti

Simulasi UNBK dilaksanakan di SMK Budi Bhakti Mamasa, Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Imam Wahyudi
semuel/tribunmamasa.com
Suasana simulasi UNBK sejumlah siswa dan siswi SMK Budi Bhakti Mamasa, Senin (4/3/2019) 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Menjelang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) April mendatang, sejumlah sekolah swasta di Kabupaten Mamasa melakukan simulasi pengisian soal ujian.

Simulasi UNBK dilaksanakan di SMK Budi Bhakti Mamasa, Desa Buntubuda, Kecamatan Mamasa, Kabupaten Mamasa, Senin (4/3/2019).

Simulasi ini diikuti sedikitnya 99 siswa, terdiri SMK Pelita Harapan 18 Siswa, SMK Armajaya 10 Siswa, SMK Kehutanan 13 Siswa, SMK Kondosapata 13 Siswa, dan SMK Budi Bhakti sebanyak 35 Siswa.

Kepala Sekolah SMK Budi Bhakti Mamasa Sostenes Lenden mengungkapkan pihaknya bersyukur sebab mendapat mandat dari Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) sebagai rayon pelaksanaan UNBK bagi SMK swasta di Kabupaten Mamasa tahun 2019.

Dijelaskan Sostenes, tujuan simulasi UNBK ini adalah untuk mengenalkan para siswa, guru pengawas serta teknisi terhadap mekanisme penyelenggaraan ujian dan teknis operasional program UNBK.

"Diharapkan melalui simulasi ini, setiap peserta menguasai cara menggunakan perangkat lunak komputer dalam menjawab soal-soal yang diberikan," jelasnya.

Sostenes menyebutkan, menghadapi UNBK ditahun ini, pihaknya telah mempersiapkan segala sesuatunya, baik sarana maupun prasaran pendukung.

Teknis simulasi ini kata dia, dibagi dalam dua sesi, sedangkan ruangan yang digunakan, hanya satu ruang komputer.

Untuk sesi pertama, dimulai pukul 08.00–10.00 wita, sementara sesi kedua dimulai pukul 13:30-16:00 Wita.

Simulasi ini dijadwalkan, berakhir pada Selasa 05 Maret 2019.

Pada pelaksanaan simulasi ini, Sostenes mengaku tidak menemukan kendala.

Untuk mengantisipasi kendala jaringan mulai dari pelaksanaan simulasi hingga pada UNBK, pihak sekolah telah berkoordinasi dengan Telkom agar memantau jaringan saat pelaksanaan UNBK.

"Tinggal yang kita ragukan adalah PLN, jangan sampai saat pelaksanaan UNBK ada masalah," katanya.

"Tapi kami sudah komunikasikan dengan PLN Rayon Mamasa agar dapat bekerja sama, utamanya hari H nantinya," lanjutnya.

Ia berharap, melalui kinerja guru yang profesional, dapat meningkatkan kualitas yang baik dan melahirkan siswa yang berkualitas.

"Kami juga berharap bantuan sarana dan prasarana dari pemerintah, agar kedepan pendidikan semakin maju" harapnya.

Laporan wartawan@ rexta_sammy

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved