Dualisme DPP KNPI Melebur, Arbain Sebut Wakatobi Segera Berbenah

Ketua KNPI Kabupaten Wakatobi Arbain Aulia Rahman (26) menuntut agar tidak ada lagi dua paham berbeda di daerah.

Dualisme DPP KNPI Melebur, Arbain Sebut Wakatobi Segera Berbenah
Arbain Aulia Rahman
Ketua Umum DPD KNPI Wakatobi, Arbain Aulia Rahman (26) bersama Ketua DPRD Wakatobi Sudirman Arzsyad Hamid. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Setelah Kepengurusan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) versi Rifai Darus ke Fadh El fauze A Rafiq yang telah digantikan Abdul Aziz sebagai ketua Umum DPP KNPI dan kini menjadi satu atau melebur.

Ketua KNPI Kabupaten Wakatobi Arbain Aulia Rahman (26) menuntut agar tidak ada lagi dua paham berbeda di daerah.

"Dengan berakhirnya dualisme KNPI dari pusat hingga ke daerah dan KNPI versi yg lain melebur versi Fadh El fauze A Rafiq yang hari ini telah di pimpin oleh Aziz berdasarkan hasil Kongres di Jakarta, KNPI Wakatobi seharusnya mulai berbenah dan menyesuaikan diri," katanya saat menghubungi Tribun Timur, Senin (3/3/2019).

Hal tersebut diutarakan Arbain, berdasarkan Surat Keputusan Kemenkumham Nomor AHU-0000021.AH01.08.

Tahun 2019 Tentang Persetujuan Perubahan Badam Hukum Perkumpulan Perkumpulan Dewan Pengurus Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI).

Sebelumnya, DPD KNPI Kabupaten Wakatobi versi Rivai Darus dipimpin Achmad Aksar dan Fadh El Fauz A Rafiq dipimpin Arbain.

Dengan demikian, Arbain mengimbau agar kepengurusan versi Rifai Darus didaerah juga bisa menyesuaikan diri.

Alumni Hukum Universitas Haluoleo telah melakukan konfirmasi kepada Ketua DPRD Wakatobi, Sudirman Arzsyad Hamid terkait perpecahan ditubuh KNPI yang sudah dikukuhkan menjadi satu.

Arbain juga mengatakan Pemerintah Daerah (Pemda) harus tegas dalam mengawal setiap agenda atau kegiatan terkait KNPI.

Hal tersebut dimaksudkan, agar tidak ada dugaan penyalahgunaan anggaran atas nama KNPI.

Halaman
12
Penulis: Desi Triana Aswan
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved