Kisah Pilu Remaja 13 Tahun Urus 2 Adik usai Ditinggal sang Ibu, Hanya Punya Rp 44 Ribu untuk Makan
Pepatah Kasih Ibu Sepanjang Masa tak bisa dirasakan Velin Rossi Pontoh (13) bersama kedua adiknya
TRIBUN-TIMUR.COM-Pepatah Kasih Ibu Sepanjang Masa tak bisa dirasakan Velin Rossi Pontoh (13) bersama kedua adiknya, Zivilia Anggraini Taib (9) dan Amelia Silfina Pontoh yang masih berusia 1 tahun 9 bulan.
Velin, warga Kelurahan Tuminting, Lingkungan II, Kecamatan Tuminting, Manado, Sulawesi Utara harus menjadi tulang punggung keluarga setelah ditinggal ibunya pergi.
Ditinggal Ibu, tanggung jawab mengurus kedua adiknya pun harus ia lakoni sehari-hari.
Baca: Link Baru Pendaftaran UTBK untuk SBMPTN 2019, Ini Hal-hal yang perlu Kamu Perhatikan saat Mendaftar
Baca: Jadwal Lengkap MotoGP 2019 Dimulai dari Qatar Siapa Kandidat Juara Selain Marquez dan Rossi?
Baca: Video dan Postingan Pertama Syahrini - Reino Barack Setelah Nikah di Tokyo, Incess Pakai Jilbab
Bukan tanpa alasan, Velin terpaksa menjadi tulang punggung keluarga lantaran sang ibu, Novinta Pontoh meninggalkannya pergi dan tidak kunjung kembali.
"Saya ambil uang tabungan saya dengan jumlah Rp 44 ribu. Saya beli beras dan masak nasi di kompor gas," kata Velin Jumat (1/3/2019).
Velin dan dua adiknya, sudah ditinggalkan oleh sang ibu selama 1 minggu lamanya.
Sang ibu yang awalnya izin untuk berangkat bekerja, tidak kunjung pulang menemui ketiganya.
"Ibu pamit dengan alasan pergi kerja. Tapi sampai sekarang tidak pulang ke rumah," ujar Velin.

Velin, Zivilia dan Amelia, tiga bocah yang ditinggalkan oleh sang ibu (TRIBUNMANADO/JUFRY MANTAK)
Dijelaskan pula oleh Velin, sang ibu sempat pulang ke rumah untuk memberi ASI pada adiknya yang masih balita, namun setelah itu pergi kembali.
"Jam 7 malam ibu kembali, tapi langsung pergi, dia hanya sempat meminumkan ASI pada Amelia," kata Velin.
Saat sang ibu kembali, Vellin sempat melarang ibunya untuk pergi.
"Saya ingin ibu tinggal tapi dia tetap pergi, " kata dia.
Velin juga menjelaskan bahwa sang ibu sempat menitipkan uang sebesar Rp 50 ribu kepadanya.
Baca: Link Baru Pendaftaran UTBK untuk SBMPTN 2019, Ini Hal-hal yang perlu Kamu Perhatikan saat Mendaftar
Baca: Jadwal Lengkap MotoGP 2019 Dimulai dari Qatar Siapa Kandidat Juara Selain Marquez dan Rossi?
Baca: Video dan Postingan Pertama Syahrini - Reino Barack Setelah Nikah di Tokyo, Incess Pakai Jilbab
Menurut cerita dari Velin, uang tersebut adalah hasil kerja sang ibu di tempat kerja yang baru.
Ditinggalkan oleh sang ibu, Velin yang saat ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) 72 Manado, juga terpaksa harus berhenti sekolah karena harus mengurus adik-adiknya yang masih kecil.
"Mau tidak mau saya harus mengurus adik-adik saya. Meski adik Amelia sedang sakit, saya harus mengurusnya," tambah Velin.

Velin Rossi Pontoh (13) yang harus mengurus dua orang adiknya Zivilia Anggraini Taib (6) dan Amelia Silfina Pontoh yang masih berusia 1 tahun 9 bulan. (Akun Facebook Junita Thomas)
Dikatakan oleh Velin, Amelia yang masih berusia 1 tahun 9 bulan, sakit setelah sang ibu kembali beberapa saat ke rumah dan kemudian pergi kembali.
"Mungkin dia rindu mama," kata Velin.
Selama ditinggalkan oleh sang ibu, Vellin menjelaskan bahwa adiknya itu hanya diberikan minum air putih saja.
"Kondisinya kian hari kian parah, tadi saja dia sudah muntah, saya kasih bubur dan dia muntah," kata Velin.
Tidak hanya Amelia yang sakit setelah ditinggalkan oleh sang ibu, Zivilia yang baru berusia 6 tahun juga meronta pada Velin.
Zivilia menuturkan bahwa ingin ke sekolah bersama dengan teman-temannya.
"Ia ingin sekali ke TK bersama teman-temannya, tapi sudah tak bisa karena ibu sudah tak ada," kata Velin.
Namun, meskipun ditinggalkan oleh sang ibu, Velin mengaku tidak menaruh dendam pada sang ibu.
Ia dan adik-adiknya mengaku selalu mendoakan sang ibu, agar kembali lagi ke rumah bersama dengan mereka.
"Tiap malam saya selalu ajak adik berdoa, saya minta Tuhan tolong bawa kembali ibu saya, " kata Velin.

Velin Rossi Pontoh (13) yang harus mengurus dua orang adiknya Zivilia Anggraini Taib (6) dan Amelia Silfina Pontoh yang masih berusia 1 tahun 9 bulan. (Akun Facebook Junita Thomas)
Baca: Link Baru Pendaftaran UTBK untuk SBMPTN 2019, Ini Hal-hal yang perlu Kamu Perhatikan saat Mendaftar
Baca: Jadwal Lengkap MotoGP 2019 Dimulai dari Qatar Siapa Kandidat Juara Selain Marquez dan Rossi?
Baca: Video dan Postingan Pertama Syahrini - Reino Barack Setelah Nikah di Tokyo, Incess Pakai Jilbab
Diceritakan oleh Velin, selama ini sang ibu tidak pernah jahat pada Velin.
Velin juga menuturkan bahwa sang ibu selalu perhatian padanya dan sang adik.
"Ibu hanya marah kalau saya jatuhkan adik, " kata Velin.
Dijelaskan oleh Velin, sang ibu sebelumnya berjualan rokok di proyek dekat rumah mereka.
Hasil kerja sang ibu, kemudian digunakan untuk membayar kos dan menghidupi mereka.
"Ibu selama ini bekerja keras untuk kami," kata Velin.
Saat mengunjungi Velin beberapa saat, sang ibu mengaku pada Velin sudah mendapatkan pekerjaan baru.
"Katanya ibu ada pekerjaan baru tapi tak membeberkan apa pekerjaan tersebut, " ujar Velin.
Lalu, saat disinggung soal sang ayah, Velin mengaku tidak mengenal ayahnya.
Velin menjelaskan bahwa ia dan sang adik, memiliki ayah yang berbeda.
"Kami beda ayah, hanya saja ayah Amelia sudah tinggalkan kami sejak Amelia masih berumur 4 bulan, " jelas Velin.
Dijelaskan pula oleh Velin, ia ternyata masih mempunyai saudara lain selain Zivilia dan Amelia.
Lantaran lahir dari ayah yang berbeda, saudara-saudara mereka tidak tinggal bersama dengan Velin.
"Ada yang di Manado, ada pula yang di Papua," kata Velin.
"Mereka ada yang mengurusnya," lanjutnya.

Velin Rossi Pontoh (13) yang harus mengurus dua orang adiknya Zivilia Anggraini Taib (6) dan Amelia Silfina Pontoh yang masih berusia 1 tahun 9 bulan saat dikunjungi Junita Thomas Jumat (1/3/2019) (Akun Facebook Junita Thomas)
Kisah Velin Viral di Media Sosial
Kisah Velin viral di akun Facebook setelah diunggah oleh Kepala Lingkungan I Kelurahan Tumumpa Dua Kecamatan Tuminting Junita Thomas di akun Facebooknya Kamis (28/2/2019).
Dikutip dari TribunManado.com, Junita Thomas menjelaskan bahwa tiga anak tersebut tinggal di Tumumpa sejak 2017 lalu.
"Novinta Pontoh bersama tiga anaknya ini, hanya berdomisili di sini (Lingkungan I Kelurahan Tumumpa Dua, Tuminting, Manado, Sulawesi Utara) sejak tahun 2017," jelas Junita, Jumat (1/3/2019).
Sebelum ke Tumumpa, Junita menjelaskan bahwa tiga anak tersebut tinggal di Kecamatan Timinting.
"Sejak tinggal di rumah kontrakan milik Talimpong Yohanes, mereka tinggal berempat. Pekerjaan ibu mereka tiap hari menjual tas (kantong) plastik, rokok, dan lain-lain di tempat pelelangan ikan (TPI)," tambah Junita.
Dijelaskan oleh Junita, ia mengetahui kabar Velin dan kedua adiknya setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar lokasi.
"Saya langsung mendatangi rumah kontrakan mereka, dan melihat kondisi ketiga anak itu. Salah satu dari mereka sedang sakit, saya rasa kasihan, dan saya langsung memosting kondisi ketiga anak tersebut," tambah Junita.
Melalui laman Facebooknya Junita Thomas, ia membagikan foto Velin dan kedua adiknya.
"Selamat malam mohon bantuannya bagi yg kenal orang tua dari anak2 ini mohon di beri informasi, karna anak yg bungsu sakit panas dari kemarin dan sampai mlm ini masih sakit, dan sudah di bawah ke dr. oleh masyarakat sekitar , mohon skali lagi yg tau atau kenal orng tuanya dan tau keberadaannya, mohon hubungi kami .
Pemerintah kel. tumumpa dua lk I," tulis akun Facebook Junita Thomas Kamis (28/2/2019).
(TribunWow.com/Nila Irdayatun Naziha)
Jangan Lupa Subscribe Channel Youtube Tribun Timur :
Jangan Lupa Follow akun Instagram Tribun Timur:
Artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Kisah Bocah 13 Tahun Rawat 2 Adiknya setelah Ditinggal Ibu, Bermodal Tabungan Rp44 Ribu untuk Makan, http://wow.tribunnews.com/2019/03/01/kisah-bocah-13-tahun-rawat-2-adiknya-setelah-ditinggal-ibu-bermodal-tabungan-rp44-ribu-untuk-makan?page=all.
Penulis: Nila Irdayatun Naziha
Editor: Rekarinta Vintoko