Ketua KTNA Mamasa Dorong Pembentukan Perda Pro Petani

Data itu belum ril menurut dia, namun faktanya, kurang lebih 150 pedagang sayur dari luar daerah Mamasa menggunakan

Ketua KTNA Mamasa Dorong Pembentukan Perda Pro Petani
Semuel Mesakaraeng/tribunmamasa.com
Demianus Tarra (Baju Hijau) Bersama Sahabat Petani. 

TRINUNMAMASA.COM, MAMASA - Ketua Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Mamasa, Demianus Tarra berupaya mendorong peraturan daerah (Perda) Pro Petani, tentang distribusi penjualan sayur dari luar Mamasa.

Demianus Tarra menyebutkan, berdasakan analisanya, secara umum konsumen di Mamasa mengeluarkan belanja sayur kurang lebih Rp 6 milyar per tahun.

Data itu belum ril menurut dia, namun faktanya, kurang lebih 150 pedagang sayur dari luar daerah Mamasa menggunakan motor, untuk berjualan sayur di Mamasa.

Omzet yang didapat penjual sayur dari luar Mamasa perhari, rata-rata 1 juta rupiah permotor.

"Kalau saya hitung-hitung hanya motor saja perharinya, itu lebih dari 150 juta rupiah uang yang dibawa ke luar Mamasa," jelas Demianus Tarra, Kamis (28/2/2019).

Menurut analisisnya, jika ada perda mengatur setiap penjual sayur yang masuk ke Mamasa, dengan retribusi minimal 10 persen dari pendapatan masing-masing, maka akan menambah pendapatan asli daerah (PAD).

"Dari omzet 1 juta permotor retribusinya 100 ribu permotor dikali sekian motor. Nah itu tujuan utama kita suapaya PAD ada," ungkap Demianus.

Selain dapat menambah PAD dengan adanya Perda itu, dinilai dapat membuat jerah bagi penjual sayur yang masuk ke Mamasa secara bebas.

Dengan begitu, kata Demianus, petani di Mamasa akan diutungkan sebab dengan sendirinya, petani akan memproduksi sayuran sebanyak-banyaknya untuk dikonsumsi masyarakat Mamasa secara umum.

"Ini sebenarnya yang kita inginkan, karena kalau ada perdanya, sudah pasti petani berlomba-lomba untuk menanam sayuran," katanya.

Halaman
123
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved