ODHA

Dikeluarkan dari Sekolah karena Mengidap HIV, Begini Surat Terbuka ODHA untuk Presiden Jokowi

Surat terbuka ini dilayangkan sekaligus dalam rangka menyambut Hari Nol Diskriminasi (Zero Discrimination Day) yang diperingati pada 1 Maret 2019.

Dikeluarkan dari Sekolah karena Mengidap HIV, Begini Surat Terbuka ODHA untuk Presiden Jokowi
Ilustrasi HIV/AIDS(thinkstock/vchal/ Kompas.com) 

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM - Orang dengan HIV-AIDS (ODHA) di Indonesia masih saja kerap didiskriminasi.

Diskriminasi terhadap para ODHA tersebut terjadi di mana-mana: tempat kerja, sekolah, maupun di lingkungan masyarakat.

Merespon kondisi tersebut Jaringan Indonesia Positif (JIP) melayangkan surat terbuka ke Presiden Ir Joko Widodo (Jokowi).

JIP adalah organisasi orang dengan HIV (ODHA) di negeri ini.

Surat terbuka ini dilayangkan sekaligus dalam rangka menyambut Hari Nol Diskriminasi (Zero Discrimination Day) yang diperingati pada 1 Maret 2019.

Redaksi Tribun Timur menerima surat tersebut pada Jumat (1/3/2019) sore.

Berikut ini surat terbuka dari JIP ke Presiden Jokowi.

Surat Terbuka untuk Presiden RI
Jakarta, 28 Februari 2019

Yang Terhormat Bapak Presiden Ir.H. Joko Widodo,
Sebelumnya, ijinkan kami memperkenalkan diri. Kami, Jaringan Indonesia Positif adalah sebuah
organisasi orang dengan HIV (ODHA) nasional yang tersebar hampir di seluruh provinsi di
Indonesia.

Kami memiliki visi terwujudnya orang dengan HIV yang sehat, setara dan berkualitas
hidup baik, dengan memperjuangkan hak atas kesehatan bagi ODHA termasuk anak dengan HIV
(ADHA).

Halaman
1234
Penulis: Jumadi Mappanganro
Editor: Jumadi Mappanganro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved