Niat Tampil Cantik, di Tangan Dokter Kecantikan Abal-abal Hidung Rusak Bahkan Buta! Kejadian di Bone

Niat Tampil Cantik, di Tangan Dokter Kecantikan Abal-abal Hidung Rusak Bahkan Buta! Kejadian di Bone

Niat Tampil Cantik, di Tangan Dokter Kecantikan Abal-abal Hidung Rusak Bahkan Buta! Kejadian di Bone
justang/tribunbone.com
Dokter gadungan kecantikan bernama Amyza Tomme alias Amy binti Tommi(36) memakai baju putih bersama rekannya Rini Hadriyani masih menjalani pemeriksaan di Unit Tindak Pidana Tertentu(Tipidter) Polres Bone, Selasa (19/2/2019) malam. 

Wajahnya keduanya tampak pucat. Tak ada lagi bedak dan lisptik yang menonjol di wajah, seperti dalam foto keduanya yang beredar di media sosial sebelum ditangkap.

Amyza saat dimintai keterangan di Mapolres Watampone, Bone, mengaku menyesali perbuatannya.

"Status saya sudah tersangka, saya sangat menyesal." kata Amyza di ruang Unit Tipidter Polres Bone.

Baca: Penerimaan Maba Unhas Jalur OSIS! Semua Fakultas Kecuali FK dan FKG, Segini Kuota yang Tersedia

Baca: 5 Pemain Terbaik Piala AFF U-22 2019 - Sumbang Gelar, Striker Timnas U-22 Marinus Wanewar Posisi 2

Akhirnya dia mengaku bukan dokter. Dan Rini bukan asisten dokter, seperti yang dia perkenalkan sebelumnya.

"Saya memang bukan dokter. Saya hanya pernah belajar estetika kecantikan di Malaysia beberapa tahun yang lalu, saya pernah tinggal disana. Dengan modal itu, saya coba melakukan praktik," jelas wanita kelahiran Enrekang itu.

Sembari meminta maaf, Amyza berharap iba dari para korbannya. Dia meminta para korban mau berdamai dan memaafkannya.

"Saya menyesal dan minta maaf. Saya memohon kepada korban agar  bisa kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan," kata wanita yang mengaku berstatus janda itu.

Senada dengan Amyza, Rini yang memiliki salon kecantikan di Kota Watampone juga mengaku menyesali perbuatannya.

Baca: Dokter Kecantikan Gadungan Pelaku Penipuan di Bone Minta Damai

Baca: Rumah Penjaga Taman Patung Kuda Fort Rotterdam Akan Digusur, Ini Penjelasan Kepala BPCB Sulsel

Rini menuturkan dirinya mempromosikan Amyza pada awal Februari 2018 lalu setelah lama saling kenal di Malaysia.

"Rerata yang melapor adalah sahabat saya. Saya sangat menyesali perbuatan saya. Saya memohon agar para korban mencabut laporannya," kata Rini.

Halaman
123
Penulis: Justang Muhammad
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved