Muhammadiyah Jalin Kerjasama dengan British Council dan Dubes Inggris

Lewat English for Indonesia, Pengurus Pusat Muhammadiyah bekerjasama dengan British Council dan Kedutaan Besar Inggris

Dok Muhammadiyah
Lewat English for Indonesia Pengurus Pusat Muhammadiyah bekerjasama dengan British Council dan Kedutaan Besar Inggris untuk meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris untuk Guru Muhammadiyah. 

Materi belajar online British Council ini, disebut sebagai bagian dari English for Indonesia, didesain 
untuk melengkapi proses belajar bahasa inggris untuk semua tingkat belajar.

Melalui empat situs web yaitu: LearnEnglish Kids (untuk anak-anak beserta orang tua), LearnEnglish 
Teens (untuk remaja), LearnEnglish (untuk professional dan mahasiswa), serta  TeachingEnglish untuk guru yang berisi materi pendukung pengajaran dan pengembangan 
pedagogik.

Program peningkatan kapasitas ini terdiri atas tiga Training of Trainers (ToT) secara langsung yang akan dilaksanakan di Jakarta, Surabaya dan Makassar.

Bisa melalui pelatihan tatap muka dan online dengan pelatih berpengalaman dari British Council – sebagai 
organisasi internasional terkemuka belajar mengajar bahasa inggris.

Para guru akan mempelajari banyak strategi, metode dan materi belajar mengajar bahasa inggris yang 
kreatif, interaktif dan up-to-date.

"Kami berharap rangkaian pelatihan offline dan online ini dapat membantu para guru untuk menemukan proses belajar mengajar yang lebih kreatif dan interaktif," sebutnya.

"Serta membantu memotivasi siswa ketika belajar bahasa inggris sehingga dapat meningkakan kesempatan kerja serta kesempatan untuk mendapatkan pendidikan tinggi yang terbaik bagi mereka.” lanjutnya.

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Moazzam Malik, mengatakan salah satu ketrampilan penting di abad 21 adalah kemampuan untuk menguasai bahasa inggris secara efektif.

Meningkatkan kemampuan bahasa inggris akan membantu seseorang untuk mendaftar pekerjaan, meningkatkan gaji serta meningkatkan standar hidup.

"Kemampuan bahasa inggris akan memungkinkan pertumbuhan ekonomi melalui  perdagangan global dan tentu saja bahasa inggris merupakan bahasa resmi Masyarakat Ekonomi ASEAN dan hampir seluruh organisasi internasional, termasuk G20," tuturnya.

Halaman
123
Penulis: Hasan Basri
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved