Ketua Demokrat Makassar Pimpin Unjuk Rasa di Bawaslu Sulsel

Jika kader partai bentukan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu turun kejalan lengkap dengan atribut partainya

Ketua Demokrat Makassar Pimpin Unjuk Rasa di Bawaslu Sulsel
abd.azis/tribun-timur.com
Ketua Dewan Pimpian Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar, Adi Rasyid Ali, memimpin aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Ketua Dewan Pimpian Cabang (DPC) Partai Demokrat Kota Makassar, Adi Rasyid Ali, memimpin aksi unjuk rasa di depan Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel.

Pantauan Tribun Timur, Rabu (27/2/2019), ratusan massa berbaur bersama kader dan pengurus partai Demokrat Makassar yang turun ke jalan lengkap dengan atribut partainya, seperti bendera Partai Demokrat.

Jika kader partai bentukan mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono itu turun kejalan lengkap dengan atribut partainya, maka beda halnya dengan partai pengusung dan pendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno lainnya.

Seperti Partai Gerindra Makassar, Partai Keadilan Sejahtera Makassar, Partai Amanat Nasional Makassar, dan Partai Berkarya Makassar.

Empat partai itu tidak nampak atributnya, meskipun beberapa kader maupun pengurusnya ikut berbaur bersama massa lainnya.

Selain Partai Demokrat, massa Badan Anti Teror, dan organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) juga turun dan berbaur di depan Kantor Bawaslu Sulsel.

Dalam orasinya, Wakil Ketua DPRD Makassar itu meminta penyidik Gakkumdu Bawaslu Sulsel bekerja secara profesional terkait kasus video viral dugaan 15 camat se-Kota Makassar mendukung calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019.

"Bekerjalah secara profesional dan jangan berpihak. Video yang viral kemarin oleh 15 camat sungguh jelas kampanye untuk paslon 01. Anak kecil pun tahu," ungkap Ara, Rabu (27/2/2019).

Ketua Badan Pemenangan Daerah (BPD) Kota Makassar untuk pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno itu juga berharap agar keadilan tetap ditegakkan di Makassar, Sulawesi Selatan.

"Karena itu, kami bersama semua relawan hadir dalam rangka perjuangan. Mari kita tegakkan kebenaran dan keadilan, kita tidak boleh salahkan kalau ada tandingan video 15 camat, karena itu bentuk kritikan sosial terhadap ASN, khususnya camat yang tidak netral," katanya.

Terkait tidak hadirnya dan tidak adanya atribut Partai Gerindra Makassar, Ketua DPC Partai Gerindra Makassar Eric Horas mengatakan bahwa dirinya sedang di luar kota.

"Saya lagi di Jakarta," ungkap Wakil Ketua DPRD Makassar itu kepada Tribun Timur, Rabu (27/2/2019) sore.(tribuntimur.com)

Laporan Wartawan tribuntimur.com @abdul-azis-alimuddin

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved