Harga Tiket Pesawat Masih Dikeluhkan, Lion Air Klaim Sesuai Aturan, Kemenhub Sebut karena Low Season

Harga tiket pesawat masih dikeluhkan oleh masyarakat. Masyarakat menganggap harga tiket pesawat di beberapa rute masih dianggap mahal.

Harga Tiket Pesawat Masih Dikeluhkan, Lion Air Klaim Sesuai Aturan, Kemenhub Sebut karena Low Season
Tribunnews
Ilustrasi: Akhirnya Terungkap Alasan Pesawat Lion Air Mendarat Usai 30 Menit di Udara, Pesawat Terbang Lagi 

Harga Mahal tiket pesawat mengusik Presiden Jokowi.

Presiden Jokowi menggelar rapat koordinasi dengan kementerian dan stakeholder untuk mengatasi masalah krusial ini.

Harga tiket pesawat yang Mahal menjadi keluhan beberapa hari terakhir. Apa sebenarnya penyebab harga tiket pesawat Mahal?

Presiden Joko Widodo beserta sejumlah menteri terkait, Rabu (13/2/2019) siang, menggelar rapat terbatas di Istana Merdeka, Jakarta untuk membahas harga avtur yang dinilai terlalu tinggi.

Ternyata pemicu lonjakan tiket pesawat disumbang oleh harga avtur yang dijual Pertamina lebih mahal dari yang dijual Singapura.  

Saat ini tingginya harga avtur dinilai mengerek harga tiket pesawat Indonesia. Harga avtur memengaruhi 25 persen hingga 40 persen dari harga tiket pesawat. 

Presiden telah menginstruksikan menteri terkait untuk mengevaluasi harga avtur. Ia berharap ada hal-hal yang bisa diefesiensikan agar harga avtur tak terlalu memberatkan perusahaan penerbangan.

"Tadi, saya sudah perintahkan menteri untuk dihitung ya. Mana yang belum efisien, mana yang bisa diefesiensikan. Nanti akan segera diambil keputusan," ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Hadir dalam rapat tersebut, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution, Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimulyono.

Ketika ditanya apakah ada target kepada para menterinya itu, Presiden mengatakan, yang terpenting kalkulasi harus dilakukan secara teliti.

Halaman
1234
Editor: Anita Kusuma Wardana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved