KPK Panggil Pengelola Kompleks Stadion Mattoanging, Ada Apa?

Dalam lampiran surat, bersifat segera dan hanya satu lembar perihal Koordinasi dan klarifikasi Pengelolaan Stadion Mattoanging, Makassar.

KPK Panggil Pengelola Kompleks Stadion Mattoanging, Ada Apa?
Handover
Beredar surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berisi pemanggilan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS), Senin (25/2/2019).

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Beredar surat dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang berisi pemanggilan Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS), Senin (25/2/2019).

YOSS adalah pengelola sejumlah sarana olahraga dalam kompleks Stadion Mattoanging, Makassar.

Surat tersebut dengan nomor B-1986/KSP.00/10-16/02/2019 pada tanggal 25 Februari 2019.

Dalam lampiran surat, bersifat segera dan hanya satu lembar perihal Koordinasi dan klarifikasi Pengelolaan Stadion Mattoanging, Makassar.

"Sesuai Pasal 6 UUD No 30 tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, KPK melaksanakan koordinasi, supervisi dan tindak pidana korupsi," bunyi surat dari KPK.

"Dalam rangka melaksanakan hal tersebut, KPK telah membentuk Tim Koordinasi Wilayah untuk melaksanakan koordinasi dan supervisi pemberantasan korupsi di Sulawesi Selatan salah satunya dalam hal penertiban aset daerah," sambung KPK.

Menurut surat dari KPK, Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan merupakan salah satu pihak yang bekerja sama dalam penguatan aset Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan khususnya Stadion Mattoanging yang berlokasi di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

"Sehubungan dengan hal tersebut, kami harapkan saudara (pihak YOSS) dapat hadir untuk melakukan koordinasi terkait pengelolaan Stadion Mattoanging," jelas surat dari KPK.

Lanjut surat dari KPK, dijadwalkan pihak YOSS memenuhi panggilan pada 28 Februari 2019 pada pukul 10.00 WIB bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Jl Kuningan Persada K-4, Jakarta Selatan.

Diakhir surat, tertulis nama dan tanda tangan Deputi Bidang Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan.

Hanya saja, pihak YOSS Andi Makkawaru yang dikonfirmasi terpisah melalui via telepon belum bisa menjawab terkait surat dari KPK itu.

Laporan Wartawan Tribun Timur, Wahyu Susanto @wahyususanto_21

Penulis: Wahyu Susanto
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved