Puluhan Motor Terjaring Razia di Palu

puluhan kendaraan terjaring karena pengendara tidak dapat menunjukkan kelengkapan kendaraan seperti kaca spion dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor

Puluhan Motor Terjaring Razia di Palu
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Aparat kepolisian saat memeriksa kelengkapan kendaraan di Polsek Palu Timur, Sabtu (23/2/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Puluhan kendaraan roda dua terjaring razia di Palu,  Sulawesi Tengah, Sabtu (23/2/2019) malam.

Pantauan Tribunpalu.com, puluhan kendaraan terjaring karena pengendara tidak dapat menunjukkan kelengkapan kendaraan seperti kaca spion dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Sementara untuk pelanggaran lainnya tidak memiliki surat-surat kendaraan seperti SIM dan STNK.

Baca: Ternyata Kebakaran di Bayoge Palu Juga Menghanguskan Kantor KPI Sulteng

Baca: BREAKING NEWS: 2 Rumah dan 5 Petak Kos Terbakar di Palu

Bukan hanya itu,  Aparat Polsek Palu Timur juga mengamankan kendaraan yang menggunakan knalpot bising.

Kapolsek Palu Timur, AKP Lusi Setiawaty mengatakan, giat razia yang dilakuan rutin setiap malam minggu ini adalah kegiatan kepolisian yang ditingkatkan (K2YD).
K2YD sendiri ialah salah satu program dari Kapolda Sulteng yang baru.

Kata Lusi, K2YD yang dilaksankan malam ini, gabungan dengan personil Polres Palu, yang dipimpin oleh Kompol Sudjoko.

“Giat K2YD ini kami laksanakan untuk menekan tindak kejahatan di wilayah Kota Palu, khususnya di wilayah hukum Polsek Palu Timur," katanya.

"Kami terus melakukan upaya preventif dan represif, agar tercipta situasi kamtibmas di wilayah Kota Palu,” tanbahnya.

Selain memeriksa kelengkapan surat kendaraan, Lusi Setiawaty menjelaskan, pihaknya juga menyasar sajam, curanmor, curat, curas, handak, serta narkoba.

Namun untuk operasi K2YD kali ini aparat Polsek Palu Timur belum menemukan sajam, narkoba dan handak.

Aparat hanya menjaring salah satu pengendara yang kedapatan mebawa minuman keras jenis cap tikus.

“Kita akan terus melakukan Razia-razia seperti ini, dan kami harap warga masyarakat Kota Palu bisa mendukung kami agar Kota Palu terbebas dari aksi kejahatan, Curanmor, Curat dan Curas atau begal," tegasnya.(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Nurul Adha Islamiah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved