JK Tanya Okupansi Hotel Saat di Claro, Ini Jawaban Anggiat Sinaga

"Saya sempat jelaskan bahwa saat ini Kementerian lebih pilih Jawa, untuk tempat pertemuan karena tiket pesawat mahal," lanjut Anggiat.

JK Tanya Okupansi Hotel Saat di Claro, Ini Jawaban Anggiat Sinaga
HANDOVER
Wakil Presiden (Wapres) H Jusuf Kalla menghadiri acara pernikahan anak Ichsan Yasin Limpo di Claro Hotel Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (24/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Wakil Presiden (Wapres), H Jusuf Kalla menghadiri acara pernikahan anak Ichsan Yasin Limpo di Claro Hotel Jl AP Pettarani Makassar, Minggu (24/2/2019).

Sesampainya di lobi hotel bintang empat itu, ia disambut Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan dan General Manager Claro Hotel Anggiat Sinaga.

Baca: Antisipasi Babi Ngepet, Masyarakat Assorajang Wajo Ronda

Anggiat Sinaga melalui pesan WhatsApp, Minggu malam (24/2/2019) menuturkan, sesampainya di lobi hotel pengusaha yang terjun ke dunia politik itu mempertanyakan okupansi hotel Claro.

"Beliau sempat tanya dampak harga tiket pesawat untuk okupansi hotel," kata Anggiat.

"Saya sempat jelaskan bahwa saat ini Kementerian lebih pilih Jawa, untuk tempat pertemuan karena tiket pesawat mahal," lanjut Anggiat.

Baca: Foto Persiapan Penyanyi Dangdut Fitri Carlina Sebelum Manggung

Sebelumnya, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, itu menuturkan, pasca kenaikan tarif angkutan udara dan penerapan bagasi berbayar, hunian hotel pada Januari 2018 lebih baik dibanding 2019.

"Rarata occupancy Januari 2019 hanya 37 persen, sementara Januari 2018 masih bisa tembus 48 persen. Penyebabnya, yang bisa kami lihat akibat harga tiket yang melambung tinggi," kata GM Claro Hotel itu via pesan WahstApp, Sabtu (9/2/2019).

Baca: Janji Permudah Perizinan, NA Optimis Harga Rumah di Makassar Murah

Hal ini kata Anggit, akan disuarakan di Rapimnas PHRI di Jakarta. Ada tiga isu utama yang akan dibahas harga tiket pesawat, bagasi berbayar, dan larangan Kemendagri rapat di hotel akibat meeting Pemprov Papua di Jakarta.

"Syukur Presiden mendengar keluh kesah kami. Namun efeknya masih belum terasa," katanya. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @fadhlymuhammad

Penulis: Muhammad Fadhly Ali
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved