JK: PMI Bangun Rumah Sakit di Tengah Permukiman Islam-Budha Myanmar

"Namanya relawan tentu bekerja dengan sukarela. Imbalannya, hanya Tuhan tahu karena kerelaannya dari hati," kata JK.

Penulis: Muh. Hasim Arfah | Editor: Hasrul
hasim/tribuntimur.com
Ketua Umum PMI, Muhammad Jusuf Kalla dalam pelantikan pengurus PMI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara di Hotel Claro Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Minggu (24/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Timur, Hasim Arfah

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) sekaligus Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK) mengatakan pelantikan tiga ketua PMI Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tenggara adalah pelantikan pertama secara bersamaan di Hotel Claro Makassar, Jl AP Pettarani, Makassar, Sulsel, Minggu (24/2/2019).

JK, akronim Ketua Umum PMI ini, mengatakan, PMI bukan hanya mengabdi untuk kemanusiaan.

Baca: Perkuat Ekonomi Keumatan, PWNU Sulsel bentuk Koperasi Syariah

Selain itu, JK juga membahas tentang pembangunan rumah sakit di wilayah penduduk Islam dan Budha Myanmar.

"Kita akan bangun rumah sakit di tengah-tengah penduduk Islam dan Budha Myanmar, anggaran pembangunan ini berasal dari masyarakat dan pengusaha," katanya.

PMI mempunyai tugas pokok membantu tanpa diskriminasi, mandiri, dan bersatu.

Baca: Pasangan Song Song Couple Diterpa Isu Perceraian, Karena Alasan Cincin dan Ternyata Ini Faktanya

"Namanya relawan tentu bekerja dengan sukarela. Imbalannya, hanya Tuhan tahu karena kerelaannya dari hati," kata JK.

Selain tugas pokok sebagai relawan, kegiatan rutin PMI adalah menyediakan suplai darah.

Menurutnya, idealnya, dibutuhkan sekira dua persen stok darah dari jumlah penduduk Indonesia.

Dalam hal bencana, sistem tanggap bencana Indonesia telah berjalan baik.

Baca: VIDEO: Mobil Pengantin Baru Tabrak Pohon Depan Masjid Masjid Nurul Amin Wajo Dievakuasi

"Negeri kita subur tapi juga rawan bencana, dalam lima bulan ini ada banyak bencana seperti gempa di Lombok, tsunami di Palu dan Banten, banjir di Sulsel, dan longsor di Jawa sehingga kita mesti siap siaga," katanya.

Dia menyampaikan rasa kagumnya pada relawan PMI, karena bekerja hingga persoalan di suatu daerah selesai.

Baca: Perekrutan P3K Maros Bikin Pegawai Menangis, Komisi I Curiga Ada Permainan

"PMI itu bekerja hingga persoalan tuntas di daerah bencana, kita bukan relawan yang datang dan tinggal hanya 1-2 bulan, foto-foto kemudian pergi. Kita tinggal hingga persoalan itu selesai, kita masih bekerja di Palu. Saat bencana Gunung Merapi dan Tsunami Aceh kita tinggal hingga persoalannya selesai, begitu pun di daerah lain," katanya.

JK juga memaparkan akan memberikan perhatian terhadap kebutuhan-kebutuhan PMI Provinsi.

Baca: Puji-pujian Hanum Putri Amien Rais untuk Rocky Gerung Stadium 4 Ingin Menggulung Karpet Merah

"Kita tentu akan bantu PMI di Sulbar dan Sultra, kalau rumah sakit PMI, kita juga punya di Bogor, dan kita akan liat kesiapan alat dan dana untuk bantu Sulbar dan Sultra," katanya.(*)

Sumber: Tribun Timur
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved