Aset Abu Tours Belum Bisa Dibagi, Nasib Ribuan Calon Jamaah Umrah Belum Jelas

"Kita masih tunggu sampai putusan perkara berkekutan hukum tetap," kata Tasman Gultom kepada Tribun, Minggu (24/2/2019).

Aset Abu Tours Belum Bisa Dibagi, Nasib Ribuan Calon Jamaah Umrah Belum Jelas
TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
CEO Abu Tours Hamzah Mamba mengikuti sidang di Pengadilan Negeri Makassar, Sulsel, Senin (28/1/2019). Hamzah Mamba divonis 20 tahun penjara dengan denda Rp500 juta karena dinilai terbukti melakukan penggelapan dan pencucian uang milik calon jamaah Umrah Abu Tours senilai Rp 1,2 triliun. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Tim Kurator PT Amanah Bersama Ummat (Abu Tours) belum bisa mengambil sikap pasca sidang vonis empat terdakwa kasus penggelapan dan pencucian uang Abu Tours.

Kurator belum bisa membagikan aset Abu Tours kepada calon jamaah yang menjadi korban biro perjalanan haji, karena putusan perkara terdakwa belum berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

Baca: Warga Keluhkan Ruas Jalan Samping Terminal Peti Kemas Lontangnge Parepare

"Kita masih tunggu sampai putusan perkara berkekutan hukum tetap," kata Tasman Gultom kepada Tribun, Minggu (24/2/2019).

Putusan keempat terdakwa Hamzah Mamba, Nursyariah Mansyur, Muh Kasim dan Haeruddin belum inkrah, karena Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemungkinan masih mengajukan upaya hukum banding atas putusan hakim.

Jaksa dan pengacara menolak putusan hakim. Dalam putusan hakim CEO Abu Tours Hamzah Mamba divonis 20 tahun penjara dan denda Rp 500 juta. Istri Hamzah Nursyariah Mansyur divonis 19 tahun penjara dan denda Rp 300 juta.

Baca: Daftar Harga Xiaomi Terbaru di Februari 2019, Cek Disini Dulu Sebelum Beli Handphone Baru

Sementara Manager Keuangan Abu Tours Muh Kasim divonis 16 tahun penjara dan Manager Marketing Haeruddin divonis 14 tahun penjara.

Kecuali kata Tasman jika Jaksa dan pengacara terdakwa tidak mengajukan upaya hukum atau menerima putusan, barulah akan mengumpulkan semua aset itu untuk dilelang.

Dari hasil lelang itu, Kurator akan membagikan kepada calon jamaah dan para korban dari Abu Tours yang masuk dalam daftar penagih di kurator.

Baca: Peduli Anak Pengidap Kanker, Deng Ical Cukur Rambut di TSM

"Putusan pidananya dibanding sama Jaksa dan kuasa hukumhya nya pak Mamba. Jadi kita tunggu sampai putusan," kata Tasman.

Menurut Tasman aset Abu Tours sendiri yang sebelumnya disita Polda Sulsel, kini dalam penanganan Kejaksaan Tinggi Sulselbar.

Halaman
12
Penulis: Hasan Basri
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved