Pemerintah Persiapkan Layanan Aborsi, Ketua MUI Palu: Secara Prinsip Tidak Boleh

Ia menegaskan bila tidak ada alasan yang kuat, maka tidak bisa dilakukan aborsi, karena menghalangi kehidupan.

Pemerintah Persiapkan Layanan Aborsi, Ketua MUI Palu: Secara Prinsip Tidak Boleh
HANDOVER
Ketua MUI Kota Palu, Prof Dr H Zainal Abidin MAg 

TRIBUN-PALU.COM, PALU - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Palu, Sulawesi Tengah menyatakan secara prinsip, Islam tidak menganjurkan aborsi.

"Secara prinsip aborsi tidak boleh dilakukan, hukumnya haram," Ketua MUI Kota Palu, Prof Dr H Zainal Abidin MAg di Palu, Sabtu (23/2/2019).

Baca: Warga Temukan Kerangka Manusia di Belakang Eks Lokalisasi Tondo Palu

Terkait rencana pemerintah mempersiapkan layanan aborsi aman yang diperbolehkan peraturan perundang-undangan, Kata Prof Zainal Abidin, hal itu tidak berkaitan dengan agama.

Menurut Prof Zainal Abidin, pemerintah menyiapkan aborsi yang aman dimaksudkan sesuai dengan ilmu medis.

Ia menilai, pemerintah mempersiapkan layanan aborsi aman ini karena banyak yang melakukan aborsi tetapi berisiko bagi ibu hamil.

Baca: TRIBUNWIKI: Tiket Weekend Rp 40 Ribu, Ini 6 Film yang Tayang di CGV Makassar, Ada Film Korea Lho!

"Aborsi yang tidak aman kan, bahkan bisa menghilangkan nyawa si ibu, Karena tidak dilakukan dengan ilmu dan ketentuan yang berlaku di bidang kesehatan/kedokteran atau ilmu medis, karena itu pemerintah menggagas layanan aborsi aman," ucap Prof Zainal Abidin.

Namun demikian, Prof Zainal Abidin menegaskan, jumhur ulama atau umumnya ulama tidak bolehkan aborsi dilakukan.

Namun, Guru Besar Pemikiran Islam Modern IAIN Palu itu menyebut, aborsi dapat dilakukan bila didasari alasan medis yang kuat.

Baca: Ketika Bepergian, Benda Ini Wajib Ada di Mobil Kajari Barru

Misalkan, bila ada masalah dengan kehamilan, sehingga bila kehamilan dibiarkan tetap lanjut maka akan membahayakan sang ibu.

Alasan medis yang kuat, kata Rois Syuria NU Sulteng itu, Islam juga ikut membolehkan aborsi, namun dengan dasar dan alasan yang kuat.

Halaman
12
Penulis: abdul humul faaiz
Editor: Hasrul
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved