15 Camat se-Makassar Pendukung Jokowi Tinggalkan Bawaslu Sulsel Pkl 23.00

Mereka kemudian langsung melapor kehadirannya di Kantor Bawaslu Sulsel ke petugas yang berdiri di lantai satu dekat tangga Kantor Bawaslu Sulsel.

15 Camat se-Makassar Pendukung Jokowi Tinggalkan Bawaslu Sulsel Pkl 23.00
Azis/Tribun
Suasana pemeriksaan 15 camat di Makassar di Kantor Bawaslu Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar, Jumat (22/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Selatan sudah selesai memeriksa 15 camat se-Makassar yang diduga mendukung pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Penyidik mengakhiri pengambilan data terhadap 15 camat se-Kota Makassar itu sekitar pukul 23.00 wita di Kantor Bawaslu Sulsel, Jl Pettarani, Kota Makassar, Jumat (22/2/2019).

Diketahui para camat datang sekitar pukul 11.30 wita di Kantor Bawaslu Sulsel.

Mereka kemudian langsung melapor kehadirannya di Kantor Bawaslu Sulsel ke petugas yang berdiri di lantai satu dekat tangga Kantor Bawaslu Sulsel.

Namun mereka tidak langsung diperiksa. Pemeriksaan setelah salat Jumat di Masjid HM Asik, tidak jauh dari Kantor Bawaslu Sulsel.

Diketahui, para camat itu diperiksa setelah video dukungannya bersama calon anggota legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo (SYL) beredar di media sosial, Rabu (20/2/2019).

Dalam video itu, 15 camat se-Kota Makassar memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 1, Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Jadi ini sementara berjalan dan saya minta kepada teman-teman bersabar dulu. Kami tentunya belum bisa menyampaikan beberapa hal kecuali setelah hasil klarifikasi dan kajian, telah kami plenokan," ungkap Koordinator Devisi Penindakan Bawaslu Provinsi Sulawesi Selatan Azry Yusuf disela-sela pemeriksaan camat se-Kota Makassar oleh penyidik Gakkumdu, Jumat (22/2/2019) siang tadi.

"Ini paling lama 14 hari sejak kemarin, hari kerja tapi, Insyaallah, setelah 14 hari kerja akan ada hasil," kata Azry sembari meminta izin untuk naik ke lantai dua melanjutkan pemeriksaan terhadap camat se-Makassar.(tribun.timur.com)

Laporan Wartawan tribuntimur.com @abdul-azis-alimuddin

Penulis: Abdul Azis
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved