Setor Rp 750 Juta, Tersangka APK Pilgub Sulbar Jadi Tahanan Kota

Tersangka dengan inisial ARS adalah Sekertaris KPU Sulbar. Dalam perkara itu, ARS selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

edy jawi/tribunpolman.com
Penyerahan tersangka (Baju Putih) dan berkas perkara kasus APK Pilgub Sulbar 2017 di Kantor Kejari Mamuju, Jl Ks. Tubun, Kelurahan Rimuku, Mamuju, Kamis (21/2/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, resmi melimpahkan berkas perkara korupsi pengadaan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilgub Sulbar 2017 ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamuju, Kamis (21/2/2019).

Berkas perkara berikut barang bukti kasus yang bergulir sejak akhir tahun 2016, diserahkan sekitar Pukul 09.00 Wita di kantor Kejari Mamuju, Jl Ks. Tubun, Kelurahan Rimuku.

Tersangka dengan inisial ARS adalah Sekertaris KPU Sulbar. Dalam perkara itu, ARS selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

"Penyerahan tersangka berikut barang bukti sudah dilakukan. Kita juga serahkan barang bukti uang pengembalian kerugian negara sebesar Rp750 juta yang dititipkan di rekening penitipan Kejari Mamuju pada Bank BRI Cabang Mamuju," ujar Kasi Penerangan Hukum, Kejati Sulselbar, Salahuddin.

ARS disangkakan Pasal 2 ayat 1 subsider pasal 3 jo pasal 18 ayat 1 huruf b Uundang-undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

Sebagaimana diubah dengan Undang-undang RI Nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-undang RI Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi.

"Hanya dilakukan penahanan kota dengan pertimbangan, tersangka masih aktif menjabat selaku Sekretaris KPU dan demi kelancaran proses pemilihan umum (Pemilu) 2019. Yang bersangkutan ketika dalam tahap penyidikan bersikap kooperatif. Kemudian adanya sebagian pengembalian kerugian negara," tutur Salahuddin.

Sebelumnya, Polda Sulbar telah merilis, kasus tersebut menimbulkan kerugian negara Rp 2,4 miliar berdasarkan hasil audit BPKP.

Tersangka diduga telah melakukan modus perbuatan melawan hukum, dengan cara mark up atau kemahalan harga dalam hal pengadaan bahan APK tersebut. (TribunSulbar.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Penulis: edyatma jawi
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved