Kerap Banjir, Warga Harap Amdal Grand Mal Batangase Ditinjau Ulang

Perwakilan warga Batangase, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Alfian Palaguna, menanggapi keterangan Plt Kepada DLH Davied Syamsuddin.

Kerap Banjir, Warga Harap Amdal Grand Mal Batangase Ditinjau Ulang
Alfian Palaguna
Perwakilan warga Batangase, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Alfian Palaguna. 

TRIBUN MAROS.COM, MANDAI - Perwakilan warga Batangase, Kelurahan Bontoa, Kecamatan Mandai, Alfian Palaguna, menanggapi keterangan Plt Kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Davied Syamsuddin, Kamis (21/2/2019).

Kemarin, Davied Syamsuddin melakukan pertemuan dengan pemerintah Kecamatan Mandai, dan warga Batangase di kantor DLH komplek Pemkab Maros.

Davied Syamsuddin menanggapi kisruh warga Batangase dan Grand Mal Batangase.

Warga protes lantaran pemukiman dan sawah kerap kebajiran setelah adanya Grand Mal.

Davied mengatakan, secara hukum Grand Mal Batangase tidak bersalah.

Mal tersebut telah mengantongi Amdal dan ijin dari Pemkab.

Pihak Mal bermohon ijin sejak tahun 2016 .

Sebelum pekerjaan proyek dimulai, DLH sudah sudah pengkajian dengan melibatkan tim ahli bersertifikasi.

DLH juga sudah melakukan konsultasi publik.

Kegiatan itu dihadiri oleh tim Adhock warga dan LSM yang bergerak dibidang pelestarian lingkungan.

Halaman
123
Penulis: Ansar
Editor: Munawwarah Ahmad
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved