Jusuf Kalla Ungkap Cara Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare, Jangan Kaget Saat Tahu Bayarannya

Hal ini mencuat saat Presiden Jokowi mengungkap kepemilikan lahan ratusan ribu hektare Prabowo saat Debat Kedua Pilpres 2019.

Jusuf Kalla Ungkap Cara Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare, Jangan Kaget Saat Tahu Bayarannya
Tribunnews
Jusuf Kalla Ungkap Cara Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare, Jangan Kaget Saat Tahu Bayarannya 

TRIBUN-TIMUR.COM - Jusuf Kalla Ungkap Cara Prabowo Beli Lahan Ratusan Ribu Hektare, Jangan Kaget Saat Tahu Bayarannya

Saat masyarakat heboh membicarakan ratusan ribu hektare tanah dikelola Prabowo Subianto di Aceh dan Kalimantan

Hal ini mencuat saat Presiden Jokowi mengungkap kepemilikan lahan ratusan ribu hektare  Prabowo saat Debat Kedua Pilpres 2019. 

Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengaku, dirinyalah yang memberikan ratusan ribu hektare lahan kepada Prabowo Subianto di Kalimantan Timur.

Baca: Bocoran Materi Seleksi PPPK 2019 yang Digelar di 362 Daerah, Panselnas Siapkan 1.310 Jenis Soal

Menurut Jusuf Kalla, penguasaan lahan yang ditanyakan Capres Jokowi di sela Debat pilpres 2019, Minggu (17/2/2019), sudah sesuai undang-undang. Prabowo membelinya sebesar 150 juta dolar AS cash.

Ia pun menegaskan, "Apa salahnya?" ujar Jusuf Kalla (JK) di kantornya, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (19/2/2019).

"Kebetulan waktu itu saya yang kasih itu (memutuskan lahan itu dikelola oleh Prabowo)," beber JK.

Ia menjelaskan, izin kelola lahan negara atau Hak Guna Usaha (HGU) kepada Prabowo Subianto di Kalimantan Timur pada 2004.

 

Baca: Hasil Liga Champions - Liverpool vs Bayern Imbang, Lyon vs Barcelona Juga Seri Semua Tanpa Gol

Baca: ILC TV One Tadi Malam, Ada Apa? Karni Ilyas Tak Sepakat dengan Rocky Gerung soal Forum Oposisi

Baca: Disiarkan RCTI Liverpool vs Muenchen, Adu Tajam Salah-Lewandowski

JK mengatakan, pada 2004 saat pemerintahan SBY, lahan itu berada di bawah pengawasan BPPN (Badan Penyehatan Perbankan Nasional) karena tersandung kredit macet, yang kemudian diambilalih oleh Bank Mandiri.

Dalam pengalihkan penjualan HGU itu, JK berpesan kepada Direktur Utama Bank Mandiri kala itu Agus Martowardojo untuk memberikan izin penggunaan lahan hanya bagi orang pribumi saja.

Halaman
1234
Editor: Rasni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved